Israel Janji Akan Selidiki Tewasnya Wartawan Reuters

Senin, 21/04/2008 09:52 WIB | Arsip | Cetak

Puluhan wartawan menggelar aksi unjuk rasa di Ramallah, Tepi Barat, Minggu (20/4) memprotes serangan yang dilakukan pasukan rejim Zionis Israel terhadap rekan mereka, Fadel Shanaa seorang juru kamera Reuters. Sambil mengusung tandu dan membawa kamera serta tripod, para wartawan itu membentangkan spanduk yang bertuliskan "Penjajah bertanggung jawab atas darah rekan kami."

Sementara itu, militer Israel berjanji akan melakukan penyelidikan atas tewasnya Shanaa oleh tembakan granat dari tank Israel dalam serbuan Israel ke Jalur Ghaza hari Rabu, pekan kemarin. Shanaa dan rekannya Wafa Abu Mizyed, sedang melakukan liputan ketika kendaraanya diserang tentara Zionis. Padahal kendaraan mereka sudah diberi tanda tulisan "Press" dan "TV" dengan ukuran besar.

Organisasi pemantau hak asasi manusia, Human Right Watch (HRW) menyatakan, setelah melakukan penelitian di lokasi kejadian pihaknya berkesimpulan bahwa tentara Israel telah "dengan sengaja" dan "secara serampangan" mengarahkan tembakan tanknya ke mobil kru Reuters itu.

Direktur HRW untuk wilayah Timur Tengah, Joe Stork dalam pernyataannya mengatakan, "Tentara-tentara Israel tidak memastikan terlebih dahulu bahwa mereka mengarahkan tembakan ke target militerm dan ada bukti yang mengarah bahwa mereka sengaja mengarahkan sasaran ke para wartawan itu."

Israel menolak pernyataan HRW. Juru bicara militer Israel mengatakan bahwa juru kamera Reuters sedang berada di zona pertempuran ketika pasukannya sedang diserang. "Tuduhan bahwa militer Israel menjadikan wartawan itu sebagai target, sangat tidak berdasar. Pasukan Israel melakukan berbagai upaya untuk menghindari jatuhnya korban yang tidak terlibat dalam aksi-aksi kekerasan, " dalih jubir militer Israel, seraya mengatakan bahwa hasil penyelidikan akan diserahkan ke direktorat hukum militer.

Namun dari hasil rekaman di kamera Shanaa, sesaat sebelum ia tewas, terlihat bahwa tank-tank Israel mengarahkan tembakan ke arahnya. Wartawan lain yang datang ke tempat kejadian, setelah insiden itu terjadi, juga mengungkapkan bahwa tentara Israel mengarahkan tembakan-tembakannya pada mereka. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang