Israel Kembali Lakukan Pembantaian di Beit Hanun, Tewaskan 18 Warga Sipil

Rabu, 08/11/2006 16:23 WIB | Arsip | Cetak

Warga Beit Hanun di Jalur Gaza dikejutkan oleh serangan mortir yang ditembakkan dari tank-tank Israel ke pemukiman mereka. Serangan itu menewaskan 18 orang warga sipil Palestina, termasuk delapan anak-anak yang sedang tertidur lelap ketika serangan terjadi.

Para saksi mata mengatakan, mereka yang tewas dalam serangan Israel Rabu (8/11) dinihari waktu setempat adalah anak-anak dan kaum perempuan. Menteri Kesehatan Palestina, Khalid Radi mengungkapkan, dari jumlah korban tewas, tiga belas di antaranya berasal dari satu keuarga. Menurut Radi, sedikitnya 40 orang yang kesemuanya warga sipil mengalami luka-luka.

Warga Beit Hanun mungkin tidak menduga serangan itu, karena mereka melihat tank-tank Israel sudah meninggalkan wilayah itu sehari sebelumnya.

Pihak rumah rumah sakit di Jalur Gaza mengatakan, warga sipil yang mengalami luka-luka jumlahnya kemungkinan lebih besar. Mereka dilarikan ke empat rumah sakit yang ada di seluruh Jalur Gaza.

Serangan Israel itu sungguh keji karena dilakukan pada saat warga Beit Hanun masih terlelap dalam tidur. Seorang saksi mata Attaf Hamad mengungkapkan, "Mortir-mortir dari tank Israel menghantam dan menghancurkan empat rumah."

"Ini adalah pemandangan yang paling menyedihkan yang pernah saya lihat. Kami melihat kepala-kepala, kaki-kaki dan tangan-tangan berceceran di jalan. Saya melihat orang-orang keluar dari rumah dengan tubuh berlumur darah. Saya mulai berteriak-teriak membangun para tetangga," tutur Hamad.

Pihak militer Israel belum memberikan pernyataan atas serangan tersebut.

Sementara di Tepi Barat, tentara-tentara Zionis menembak mati empat pejuang Palestina dan seorang warga sipil. Juru bicara militer Israel mengatakan, penembakan itu terjadi saat pasukan Israel sedang mencari para pejuang Palestina di desa Yamoun, dekat kota Jenin di Tepi Barat.

Palestina Kecam Serangan Israel

Atas serangan Israel yang keji itu, PM Palestina Ismail Haniyah meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan untuk membahas tindakan Israel tersebut.

"Saya menyerukan Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat untuk menghentikan pembantaian terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat," pinta Haniyah.

Dihadapan massa pengunjuk rasa di depan Rumah Sakit Kamal Adwan di sebelah utara Jalur Gaza, pemimpin lokal Hamas, Nizar Rayan berorasi,"Kita akan melakukan perlawanan terhadap Israel. Kita akan menembakkan roket-roket kita, para martir kita siap mengorbankan dirinya untuk tanah air kita yang terjajah."

"Mereka akan menyerang Jaffa, Haifa dan Ashdod. Pertempuran akan berlanjut. Senjata tidak akan diletakkan. Kita semua adalah martir-martir yang sedang menunggu. Pembalasan akan segera datang," tegas Rayan berapi-api.

PM Palestina Ismail Haniyah juga menyatakan bahwa upaya untuk membentuk pemerintahan nasional bersatu ditunda akibat terjadinya serangan-serangan Israel itu.

Ia mengumumkan hal tersebut dalam rapat kabinet darurat. "Sebagai protes dari pembantaian yang keji ini, kantor perdana menteri menunda pembicaraan untuk membentuk pemerintahan nasional bersatu," kata Haniyah. (ln/aljz/AP)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang