Israel Mulai Bingung Hadapi Pejuang Palestina

Senin, 12/01/2009 10:28 WIB Cetak |  Kirim

Pasukan darat Israel menghadapi perlawanan yang hebat dari para pejuang Palestina di Jalur Gaza hingga Israel terpaksa mengerahkan pasukan cadangannya. Pejuang Palestina di Gaza, Hamas dan Jihad Islam mengatakan bahwa mereka telah menyergap pasukan Israel dan sengaja membawa pasukan Israel ke sejumlah zona pertempuran.

Pihak Israel tidak mau menyebutkan berapa pasukan cadangan yang mereka kerahkan untuk mendukung pasukan daratnya di Gaza. Sebelumnya Israel mengklaim telah mengerahkan puluhan ribu pasukan cadangannya untuk menggempur Gaza dari udara, laut dan darat.

Perdana Menteri Israel Ehud Olmert dalam rapat kabinet hari Minggu kemarin mengatakan bahwa militer Israel sudah hampir mencapai tujuan mereka melakukan serangan ke Jalur Gaza. "Israel sudah hampir mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam perang ini," kata Olmert.

Namun mantan penasehat keamanan nasional Israel, Giroa Eiland mengungkapkan bahwa telah terjadi perdebatan di pemerintahan dan pejabat keamanan Israel soal pernyataan Olmert bahwa Israel sudah hampir mencapai tujuannya mengobarkan perang di Jalur Gaza.

"Pertanyaan pentingnya, bagaimana menyimpulkan dan menyelesaikan misi ini. Sepanjang yang saya pahami, salah satu alasan mengapa opsi militer kemungkinan akan diperpanjang, karena Israel sedang mencari solusi atas situasi yang tengah terjadi," kata Eiland.

Israel nampaknya terjebak dalam perang yang telah dikobarkannya sendiri. Israel frustasi karena setelah dua minggu lebih membombardir Gaza dengan persenjataan canggih, tetap tidak bisa membungkam perlawanan pejuang Palestina tetapi hanya menimbulkan korban di kalangan warga sipil Palestina yang tak berdosa.

Memasuki pekan ketiga serangan brutal Israel ke Jalur Gaza, jumlah warga Palestina yang gugur syahid mencapai lebih dari 900 orang dan 4.000 orang lainnya luka-luka. (ln/aljz/prtv)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG