Israel Murka, Serial TV Turki Perlihatkan Tentara Israel Tembaki Anak-Anak

Jumat, 16/10/2009 08:54 WIB | Arsip | Cetak

Menteri luar negeri Israel memerintahkan duta besar Turki dipanggil untuk memprotes serial televisi publik Turki yang dianggap menghasut kebencian terhadap Israel, kata kementerian pada Rabu malam yang lalu.

Avigdor Lieberman "menginstruksikan memanggil duta besar Turki di Israel untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat di departemen luar negeri sebagai bentuk protes atas disiarkannya serial televisi di negara tersebut yang dianggap menghasut kebencian terhadap Israel," kata pernyataan itu.

Pengumuman ini datang di tengah munculnya keretakan diplomatik antara kedua belah pihak yang telah menjadi sekutu regional, setelah Ankara melarang Israel untuk ikut berpartisipasi dalam latihan militer bersama pekan ini.

"Lieberman mengatakan bahwa serial televisi Turki merupakan hasutan yang mengarah pada tingkat yang paling parah dan dilakukan di bawah perlindungan negara," tambah pernyataan itu, tanpa memberikan rincian tentang serial yang mana yang dianggap menghasut.

Namun, siaran televisi Israel mengatakan bahwa serial TV tersebut sebagai serial TV Turki. Dalam satu adegan memperlihatkan tentara Israel yang sambil tersenyum menembak seorang gadis kecil dan dalam adegan lain diperlihatkan sebuah peluru yang ditembakkan oleh seorang tentara Israel dalam gerakan 'slow motion' terhadap anak Palestina yang lain.

"Serial TV ini tidak memiliki sedikitpun hubungan dengan realitas, yang menampilkan tentara (militer Israel) sebagai pembunuh anak-anak yang tidak berdosa, tidak layak disiarkan bahkan di negara musuh dan apalagi dalam sebuah negara yang memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Israel," pernyataan itu menyimpulkan.

Komplain Israel terhadap serial TV Turki merupakan sebuah kegagalan kecil terbaru dalam hubungan diplomatik Israel dengan Turki.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang