Israel Perluas Jajahannya di Tepi Barat

Kamis, 29/01/2009 11:32 WIB | Arsip | Cetak

Pembangunan pemukiman Yahudi yang dilakukan Israel di Tepi Barat meningkat hingga 60 persen sepanjang tahun 2008 saja. Padahal saat itu, berlangsung konferensi Annapolis yang digagas AS untuk mencari solusi damai antara Israel-Palestina. Dan salah satu hasil konferensi itu, Israel harus menghentikan pembangunan pemukimannya di wilayah Palestina di Tepi Barat.

Organisasi kemanusiaan Peace Now dalam laporannya yang dirilis Rabu kemarin menyebutkan, sepanjang tahun 2008 Israel sedikitnya membangun 1.257 pemukiman baru di wilayah pendudukan Tepi Barat, dan sedang menyiapkan pembangunan 63 pemukiman baru lagi.  Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2007 dimana Israel mendirikan 800 banguanan untuk pemukiman Yahudi.

Peace Now juga mengungkapkan, selain pemukiman, jumlah pos-pos pemeriksaan ilegal yang dibangun Israel di Tepi Barat juga meningkat dua setengah kali lipat. Jika pada tahun 2007 jumlah pos-pos pemeriksaan yang dibangun hanya 98 pos, tahun 2008 mencapai 261 pos.

"Ekspansi Israel terus berlanjut, para pemukim Yahudi tidak perlu menunggu kemenangan Bibi untuk melakukan perluasan," sindir Peace Now. Bibi adalah sebutan untuk Benjamin Netanyahu, tokoh radikal Israel yang menolak berdamai dengan Palestina dan mencalonkan diri sebagai kandidat perdana menteri dalam pemilu yang akan digelar tanggal 10 Februari mendatang.

Pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem juga makin merajalela, terutama setelah konferensi Annapolis di AS yang dihadiri oleh PM Israel Ehud Olmert dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas serta Presiden AS George W. Bush.

Sepanjang tahun 2008, Israel melakukan tender untuk pembangunan 1.184 unit rumah di Yerusalem Timur. Sedangkan pada tahun 2007, Israel melakukan tender pembangunan 793 unit rumah di wilayah yang sama.

Pemerintah Israel juga telah menyetujui rencana pembangunan 2.730 unit rumah di Yerusalem Timur pada tahun 2008, bandingkan dengan tahun 2007 yang hanya menyetujui pembangunan 391unit rumah.

Ekspansi terus menerus yang dilakukan Israel di Tepi Barat, membuat konflik Israel-Palestina makin tajam dan memicu perlawanan dari rakyat Palestina. Sementara pemerintahan Presiden Mahmoud Abbas di Tepi Barat mandul dan gagal menghentikan ekspansi Israel ke wilayah itu. (ln/DawnPK)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang