Israel Tidak Akan Mengubah kebijakannya

Senin, 22/03/2010 15:40 WIB | Arsip | Cetak

PM saysIsrael tidak ingin menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di Jerusalem Timur. Israel juga tidak ingin mengubah kebijakan yang terus membangun perumahan di Jerusalem Timur. Semua harus berjalan. Tidak ada perbedaan antara pembangunan pemukiman di Jerusalem dengan Tel Aviv.

"Kebijakan kami terhadap Jerusalem telah sama dengan apa yang berlangsung di Tel Aviv, dan sudah berlangsung selama 42 tahun. Kami akan membuat jelas kepada rakyat AS, dan pembangunan pemukiman di Jerusalem sama dengan yang di Tel Aviv", ucap Netanyahu. Selanjutnya, menurut Netanyahu, Israel telah mencaplok (menganeksasi) Jerusalem Timur Timur sejak tahun 1967, hampir 43 tahun yang lalu.

Netanyahu akan meninggalkan Israel menuju Washington, menghadiri pertemuan nasional, yang digelar AIPAC (American-Israel Public AFfairs Committee), yang rencana akan menjadi ajang untuk menekan pemerintahan Presiden Obama, yang menolak perluasan pemukiman Yahudi di Jerusalem Timur. Israel telah dengan terang-terangan melakukan konvernsi Jenewa, yang melarang pembangunan pemukiman baru di wilayah Jerusalem Timur.

Sekalipun 'Kuartet Empat' (AS, Uni Eropa, Rusia dan PBB) telah mengutuk pembangunan di Jerusalem Timur, tetapi Israel tidak menggubris semuanya tekanan dunia internasional. Semua langkah yang dilaukan Israel itu, tujuannya untuk mementahkan rencana pendeklarasian negara Palestina, yang beribukota Jerusalem Timur. Langkah rakyat Palestina, yang menginginkan negara sendiri itu, telah mendapatkan persetujuan sejumlah negara, termasuk Sekjen PBB, Ban Ki-moon, yang belum lama ini berkunjung ke Gaza dan Tepi Barat.

Netanyahu tidak pernah akan menghentikan pembangunan di Jerusalem Timur dan Tepi Barat, karena kedua wilayah ini sudah menjadi hak milik Israel, sejak perang tahun 1967. Kunjungan ke Washington hanyalah menegaskan di depan para pemimpin Yahudi yang tergabung kelompok lobbi AIPAC, bahwa Israel tidak akan tunduk oleh tekanan siapapun, termasuk AS. (m/cnn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang