Israel Tolak Bayar Biaya Medis Aktivis yang Matanya Hancur Ditembak Israel

Pemerintah Israel menolak untuk membayar biaya medis untuk seorang aktivis pro-Palestina Emily Henochowicz, yang kehilangan matanya karena tembakan senjata gas air mata Israel.
Emily Henochowicz harus kehilangan matanya dalam sebuah demo menentang dinding apartheid dan pendudukan Israel, ketika militer Israel menembakkan peluru gas air mata dengan kecepatan tinggi ke arahnya.
Henochowicz adalah warga negara Amerika-Israel dan sedang belajar di Akademi Seni Bezaleel di Yerusalem pada waktu itu.
Aksi protes yang menyebabkan hancurnya matanya terjadi di dekat pos pemeriksaan Qalandia selatan Ramallah. Selain menyebabkan dia kehilangan matanya, peluru gas air air mata Israel juga menyebabkan rahangnya hancur.
Militer Israel telah menyatakan bahwa peluru itu tidak ditujukan padanya dan penyebab dari peluru yang menghancurkan matanya tersebut, berasal dari peluru yang memantul dari dinding menembak matanya.
Setelah menerima perawatan medis rumah sakit, ayahnya diberi tagihan sebesar NIS 14.000 NIS.
Mereka menolak untuk membayar tagihan tersebut dan menuntut negara Israel yang harus membayarnya.(fq/imemc)
Lainnya (Arsip)
- Ulama Saudi: Keluarga Saudi Haram Membawa PRT Non Muslim
Kamis, 29/07/2010 12:21 WIB - Jelang Ramadhan, UEA Terapkan Sanksi Keras Terhadap Pengemis
Kamis, 29/07/2010 12:21 WIB - Pemain Bola Muslim Jerman Boleh Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan
Kamis, 29/07/2010 10:10 WIB - Laporan: Israel Rencanakan Kudeta di Uni Emirat Arab
Kamis, 29/07/2010 10:10 WIB - Bom Pinggir Jalan Tewaskan 2 Tentara Asal Italia di Afghanistan Barat
Kamis, 29/07/2010 09:25 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




