Israel Tolak Bayar Biaya Medis Aktivis yang Matanya Hancur Ditembak Israel

Kamis, 29/07/2010 12:21 WIB | Arsip | Cetak

Pemerintah Israel menolak untuk membayar biaya medis untuk seorang aktivis pro-Palestina Emily Henochowicz, yang kehilangan matanya karena tembakan senjata gas air mata Israel.

Emily Henochowicz harus kehilangan matanya dalam sebuah demo menentang dinding apartheid dan pendudukan Israel, ketika militer Israel menembakkan peluru gas air mata dengan kecepatan tinggi ke arahnya.

Henochowicz adalah warga negara Amerika-Israel dan sedang belajar di Akademi Seni Bezaleel di Yerusalem pada waktu itu.

Aksi protes yang menyebabkan hancurnya matanya terjadi di dekat pos pemeriksaan Qalandia selatan Ramallah. Selain menyebabkan dia kehilangan matanya, peluru gas air air mata Israel juga menyebabkan rahangnya hancur.

Militer Israel telah menyatakan bahwa peluru itu tidak ditujukan padanya dan penyebab dari peluru yang menghancurkan matanya tersebut, berasal dari peluru yang memantul dari dinding menembak matanya.

Setelah menerima perawatan medis rumah sakit, ayahnya diberi tagihan sebesar NIS 14.000 NIS.

Mereka menolak untuk membayar tagihan tersebut dan menuntut negara Israel yang harus membayarnya.(fq/imemc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang