Jack Straw Minta Maaf Atas Komentarnya Tentang Cadar

Sekretaris kehakiman Inggris, Jack Straw secara terbuka meminta maaf untuk pernyataan kontroversialnya tentang wanita muslim yang menutup wajah mereka. Permintaan maafnya tersebut disampaikan olehnya dalam sebuah pertemuan dalam rangka kampanye dengan masyarakat Muslim di Blackburn.
Straw pada tahun 2006 mengatakan bahwa ia meminta kaum perempuan muslim untuk menanggalkan cadar mereka selama pertemuan. Dia menambahkan bahwa dirinya merasa 'tidak nyaman' berbicara dengan seseorang yang wajahnya tidak bisa dia lihat.
Namun berbicara pada rapat umum pada hari Minggu lalu (25/4), Straw menyatakan penyesalannya yang telah memicu perdebatan publik yang meluas yang mungkin berdampak buruk pada masyarakat Muslim Inggris.
"Untuk meredam ini semua, saya telah menyadari kesalahan pernyataan saya pada bulan Oktober 2006 lalu, dan untuk hal itu saya menyesal karena menyebabkan terjadinya masalah dan saya minta maaf," katanya di depan masyarakat muslim Blackburn.
Dia menambahkan: "Saya tidak akan bermimpi selain memperlakukan mereka dengan cara hormat dan saya pikir mereka tahu bahwa saya memberi mereka rasa hormat dan saya akan memberi mereka bantuan sebanyak yang saya berikan kepada orang lain apa pun keyakinan mereka. Dan saya benar-benar senang memiliki kesempatan untuk mengklir kan masalah ini. "
Sekretaris Kehakiman telah secara teratur bertanya tentang komentarnya tentang burka dalam sebuah wawancara pada tahun 2006, namun ini diyakini untuk pertama kalinya ia meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam.
Umat Islam merupakan seperempat dari seluruh total penduduk di Blackburn.
Anggota parlemen Philip Davies mengomentrari permintaan maaf Straw dengan berkata: '"Tampaknya Straw cukup tahu malu untuk meminta maaf di depan konstituen muslimnya. Jack Straw lebih sangat senang pada publisitas pada waktu itu, namun sekarang ia telah menyadari bahwa komentarnya tersebut tidak terlalu baik dan akan menurunkan pandangan konstituen terhadap dirinya." (fq/iina)
Lainnya (Arsip)
- Netanyahu Tak Menggubris Obama
Rabu, 28/04/2010 14:42 WIB - Video Seruan Jihad Omar Farouk Dipublikasikan
Rabu, 28/04/2010 14:07 WIB - Jum'at Nanti, 6 Ribu Umat Yahudi Akan Serbu Tunisia
Rabu, 28/04/2010 13:50 WIB - Perempuan Muslim Pertama yang Jadi Menteri di Jerman
Rabu, 28/04/2010 13:14 WIB - Edan, Produk Olahan Daging Anjing, Keledai, dan Kucing Beredar di Mesir
Rabu, 28/04/2010 13:09 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




