Jamuan “Para Dewa” Man City, Sheikh Mansour?

Kamis, 12/11/2009 15:11 WIB Cetak |  Kirim


Jadi, dimana sebenarnya posisi bangsa Arab sekarang ini? Huru-hara terus berjalan, namun berbagai ironi pun tak pernah berhenti.

Di saat Iraq tengah porak-poranda, Mesir dan Saudi khidmat menyambut presiden AS, Barack Obama. Di saat Palestina tengah berduka, seorang anggota kerajaan di negara Timur Tengah sibuk menyiapkan festival film dan membuka kembali bioskop. Di saat Afghanistan bergejolak, sekarang, Uni Emirat Arab (UEA), menyambut sebuah kesebelasan sepakbola di negaranya dengan jamuan tingkat tinggi para dewa.

Seperti diketahui, saat ini kesebelasan sepakbola asal Inggris, Manchester City tengah melakukan liburan selama dua pekan. Ini karena kompetisi liga tengah libur akibat jadwal pertandingan internasional.

Nah, Man City yang dimiliki oleh Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan asal UEA ini diberikan liburan gratis ke negeri itu. Tidak tanggung-tanggung, pelayanan yang diberikan pun merupakan kelas top dunia. Di sana, klub ini akan melakukan sedikit pekerjaan untuk meluruskan urat-urat mereka yang tidak dipakai main bola, yaitu bertanding dengan tim nasional UEA!

Dalam pemberangkatannya, semua staf dan ofisial serta pelatih City menggunakan penerbangan Etihad kelas utama, yang tentu saja mewah dan mahal. Anda tahu berapa harga penerbangan sekali dari Manchester ke Abu Dhabi? 699 poundsterling per orang! Kalikan dengan kebutuhan satu tim, walau tidak semua ikut serta karena harus membela pertandingan internasional negaranya.

Setiba di sana, para pemain klub ini langsung ditempatkan di hotel bintang tujuh Emirates Hotel yang tarif per malamnya tentu saja mungkin cukup untuk biaya sekolah seorang anak di Gaza selama 20 tahun.

Para pemain dan ofisial City pun jelas merasa senang. Mandi sinar matahari yang hangat, berenang di bawah udara 30 derajat celcius, dan bermain bola di lapangan yang ditaburi oleh lampu yang megah. Sementara, sekali lagi, orang-orang Arab di negara lain tengah sekarat karena kelaparan dan perang yang sebabnya tak pernah jelas.

Tahukah itu Anda, Sheikh Mansour? (sa/mcfc)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG