Janji Manis Obama pada Dunia Islam
.jpg)
Presiden AS Barack Obama menyatakan bahwa hubungan antara Barat dan Islam mengalami hambatan dalam beberapa tahun belakangan ini. Namun ia mengakui Islam telah memberikan kontribusi yang besar pada dunia sejak berabad-abad yang lalu. Obama juga menegaskan bahwa AS tidak dan tidak akan pernah memerangi Islam.
Pernyataan itu disampaikan Obama dalam pidatonya di hadapan anggota parlemen Turki dalam rangkai kunjungan kenegaraannya ke Eropa. Turki menjadi negeri Muslim pertama yang dikunjungi Obama sejak ia menjabat sebagai presiden AS.
"Saya katakan sejelas-jelasnya, Amerika Serikat tidak dan tidak akan pernah memerangi Islam. Saya tahu, hubungan AS dan Turki belakangan ini mengalami ketegangan, dan saya tahu ketegangan itu terjadi hampir di semua tempat dimana agama Islam dianut," kata Obama.
Presiden Obama mewarisi hubungan buruk antara AS dan Muslim yang terjadi pada masa pemerintahan Presien George W. Bush. Perang melawan teror, invasi AS ke Irak dan Afghanistan, penyiksaan di kamp penjara Guantanamo dan Abu Ghraib yang semuanya terjadi akibat kebijakan Presiden Bush, telah memicu sentimen anti-AS di negeri-negeri Muslim.
Dalam pidatonya, Obama juga mengatakan bahwa hubungan antara AS dan dunia Islam tidak bisa didefinisikan semata-mata karena sikap AS dalam menentang terorisme dan al-Qaida. "Hubungan kerjasama kami dengan dunia Islam tidak hanya sebaatas pada sikap kritis kita terhadap ideologi-ideologi yang menganut prinsip kekerasan yang tidak diterima oleh penganut agama manapun, tapi juga dalam upaya memperkuat kesempatan bagi seluruh rakyat kita," tukas Obama seraya menjajikan program-program khusus untuk meningkatkan kesehatan dan pendidikan di dunia Islam.
"Kami akan menunjukkannya lewat komitmen kami untuk masa depan yang lebih baik. Kami akan memfokuskan pada apa yang bisa kami lakukan untuk menjalin kerjasama dengan seluruh dunia Islam, guna mewujudkan harapan dan impian kita," janji Obama.
Pada kesempatan itu Obama memuji kontribusi umat Islam di dunia selama berabad-abad lamanya, termasuk kontribusi warga Muslim AS pada Amerika Serikat. Saat ini dipekirakan ada tujuh juta Muslim di AS. "Banyak warga AS punya anggota keluarga yang Muslim, atau mereka pernah tinggal di sejumlah negara Muslim, saya tahu itu karena saya adalah salah satu dari mereka," tukas Obama.
Soal Turki, Obama mengatakan bahwa Turki sudah menjadi salah satu sahabat dekat AS dalam membangun aliansi strategis antara Eropa, Kaukausus dan Timur Tengah yang berbatasan dengan negara-negara konflik seperti Georgia, Irak dan Suriah.
Obama mendukung keinginan Turki untuk menjadi anggota Uni Eropa, karena Turki bisa memainkan peran sebagai jembatan penghubung antara Timur dan Barat. "Masuknya Turki ke Uni Eropa akan memperluas dan memperkuat Eropa," tandas Obama.
Pidato Obama memang terkesan manis dan menjanjikan bagi umat Islam, tapi sadarkah Obama bahwa ia telah mengobral janji palsu. Bagaimana bisa Obama mengatakan tidak memerangi Islam dan umat Islam, jika membiarkan pasukannya melakukan serangan ilegal ke wilayah Pakistan, menambah ribuan pasukan ke Afghanistan, mengulur-ulur waktu penarikan pasukan AS dari Irak dan masih memberikan dukungan buta pada kebrutalan Israel di Palestina. (ln/iol/aljz)
Lainnya (Arsip)
- Strategi Baru Obama dan Kekalahan Amerika
Selasa, 07/04/2009 10:12 WIB - Politik Abu Lahab Saudi Dalam Perang Gaza
Selasa, 07/04/2009 08:59 WIB - Anggota Al-Shabab Amerika : Kami ke Somalia Untuk Berjuang di Jalan Allah
Selasa, 07/04/2009 08:56 WIB - NATO Kirim 5000 Pasukan Tambahan Ke Afghanistan
Selasa, 07/04/2009 08:17 WIB - Seorang Dokter Gaza Dinominasikan Sebagai Peraih Nobel Perdamaian
Selasa, 07/04/2009 08:16 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




