Jendral Mc Chrystal Ingin Berdialog Dengan Taliban

Panglima Pasukan AS di Afghanistan Jendral Mc Chrystal mengisyaratkan pembicaraan damai dengan Taliban. Chrystal menegaskan sudah 'cukup berperang', ungkapnya.
Panglima Tertinggi Pasukan AS di Afghanistan mengatakan perundingan dengan Taliban adalah jalan yang harus ditempuh. Jendral Mc Chrystal berbicara kepada koran The Financial Time, yang terbit di Inggris, yang menginginkan adanya pembicaraan damai dengan fihak Taliban, dan mengakhiri perang, dan mencari solusi politik. Saat ini AS telah mengirimkan 30.000 pasukan tambahannya ke Afghanistan, sehingga total jumlah pasukan AS mencapai 120.000 pasukan.
Chrystal mendesak Taliban untuk menghentikan perang, dan menilai kelompok Taliban sudah melemah. AS menawarkan solusi politik, guna mengakhiri perang dengan Taliban yang sudah berlangsung sejak invasi yang dilakukannya pasca peristiwa 11 September 2001. Invasi militer yang dilakukan AS ini, diikuti dengan pendudukan, dan mengirimkan pasukan dalam jumlah yang sangat besar.
"Saya mengharapkan setiap orang akan dapat mencari jalan keluar di London dengan komitment baru, dan komitment untuk memulihkan hak rakyat Afghanistan", ucap Chrystal. Sementara itu, di London akan berlangsung konferensi internasional yang akan membahas masa depan Afghanistan. Karzai sendiri ingin 'membayari' dan memerikan 'pekerjaan' kepada Taliban asal mereka mau meletakkan senjata, dan kembali ke dalam kehidupan yang normal.
Langkah yang digagas oleh AS dan Sekutunya untuk menyudahi perang dengan menyelenggarakan konferensi internasional di London ini, sebagai langkah diplomatis, yang tidak lain ingin membujuk Taliban, agar menghentikan perlawanan mereka terhadap pasukan AS dan Sekutunya. Mungkin ini hanya mimpi Chrystal, yang ingin keluar dari Afghanistan dengan selamat, sesudah membunuh ribuan penduduk muslim Afghanistan. (m/bbc)
Lainnya (Arsip)
- Penangkapan Pertama Anggota Ikhwan di Era Mursyid 'Am Baru
Senin, 25/01/2010 12:56 WIB - Negara-Negara Arab Bersatu Lawan Israel, Mungkinkah?
Senin, 25/01/2010 12:24 WIB - "AS, Jangan Ganggu Kebebasan Pers di Negara-Negara Arab"
Senin, 25/01/2010 12:24 WIB - Tiga Juta Umat Islam Hadir pada Ijtima Dunia Jamaah Tabligh
Senin, 25/01/2010 11:39 WIB - Konferensi Imam Prancis Dukung Larangan Cadar
Senin, 25/01/2010 09:41 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




