Jerman Menolak Gantikan Posisi Pasukan Belanda di Afghanistan
Seorang menteri Jerman Karl Theodor Guttenberg menolak isu yang berkembang terkait ada spekulasi yang menyatakan bahwa pasukan Jerman di Afghanistan akan menggantikan posisi pasukan Belanda yang akan menarik pasukannya dari sana.
Menteri tersebut menyatakan dengan tegas bahwa angkatan darat jerman, tidak akan mengisi kekosongan dan kesenjangan yang terjadi akibat penarikan pasukan Belanda dari Afghanistan Selayan, dan menegaskan bahwa tentara pendudukan Jerman akan terus berada di wilayah Afghanistan bagian utara saja.
Persengketaan di parlemen Belanda, terkait misi pasukan Belanda di Afghanistan telah menyebabkan pemerintah Belanda akhirnya goyah, dan akhirnya memutuskan untuk menarik sekitar 1800 pasukannya yang ditempatkan di Afghanistan selatan.
Pada bagian lain, ratusan warga Jerman dan warga asing lainnya, melakukan aksi menentang perang Afghanistan di kota Berlin, dan mereka menuntut agar tentara Jerman yang tergabung di bawah bendera NATO untuk menarik diri.
Para demonstran membawa poster-poster berisi slogan-slogan yang menentang rencana pemerintah Jerman lewat Kanselir Angela Merkel yang disampaikan di parlemen yang akan meminta agar ada penambahan jumlah pasukan Jerman di Afghanistan menjadi lebih dari 5000 pasukan serta meningkatkan anggaran dana bagi militer dan sipil yang akan bertugas disana dari 800 juta hingg menjadi 1,1 milyar Euro pertahun.
Dalam aksinya, para demonstran membentangkan spanduk yang berisi kalimat: "Berikan kesempatan perdamaian dan penarikan mundur tentara Jerman dari Afghanistan!". (fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Erdogan Raih Penghargaan Seville NODO Prize dari Spanyol
Rabu, 24/02/2010 08:22 WIB - Erdogan Dilempari Sepatu di Spanyol
Selasa, 23/02/2010 17:21 WIB - 1.000 Tentara AS Mati Sia-Sia di Afghanistan
Selasa, 23/02/2010 17:02 WIB - Profesor Amerika Masuk Islam di Saudi
Selasa, 23/02/2010 16:03 WIB - Iran Bakal Gantung Pimpinan Gerakan Jundullah Sunni
Selasa, 23/02/2010 15:47 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




