Jerman Menolak Gantikan Posisi Pasukan Belanda di Afghanistan

Rabu, 24/02/2010 08:37 WIB | Arsip | Cetak

Seorang menteri Jerman Karl Theodor Guttenberg menolak isu yang berkembang terkait ada spekulasi yang menyatakan bahwa pasukan Jerman di Afghanistan akan menggantikan posisi pasukan Belanda yang akan menarik pasukannya dari sana.

Menteri tersebut menyatakan dengan tegas bahwa angkatan darat jerman, tidak akan mengisi kekosongan dan kesenjangan yang terjadi akibat penarikan pasukan Belanda dari Afghanistan Selayan, dan menegaskan bahwa tentara pendudukan Jerman akan terus berada di wilayah Afghanistan bagian utara saja.

Persengketaan di parlemen Belanda, terkait misi pasukan Belanda di Afghanistan telah menyebabkan pemerintah Belanda akhirnya goyah, dan akhirnya memutuskan untuk menarik sekitar 1800 pasukannya yang ditempatkan di Afghanistan selatan.

Pada bagian lain, ratusan warga Jerman dan warga asing lainnya, melakukan aksi menentang perang Afghanistan di kota Berlin, dan mereka menuntut agar tentara Jerman yang tergabung di bawah bendera NATO untuk menarik diri.

Para demonstran membawa poster-poster berisi slogan-slogan yang menentang rencana pemerintah Jerman lewat Kanselir Angela Merkel yang disampaikan di parlemen yang akan meminta agar ada penambahan jumlah pasukan Jerman di Afghanistan menjadi lebih dari 5000 pasukan serta meningkatkan anggaran dana bagi militer dan sipil yang akan bertugas disana dari 800 juta hingg menjadi 1,1 milyar Euro pertahun.

Dalam aksinya, para demonstran membentangkan spanduk yang berisi kalimat: "Berikan kesempatan perdamaian dan penarikan mundur tentara Jerman dari Afghanistan!". (fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang