Jihad Islam dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata
.jpg)
Faksi pejuang di Palestina di Ghaza atas keputusan sendiri sepakat untuk sementara tidak menembakkan roket ke kota-kota Israel, untuk menghindari operasi militer Israel yang lebih besar. Selama ini, Israel menggunakan alasan ingin menghentikan serangan-serangan roket pejuang Palestina dalam operasi-operasi militernya.
Kantor berita Palestina, Maan mengutip pernyataan dari sumber-sumber dari Hamas yang mengatakan kesepakatan itu bukan berarti gencatan senjata sepihak, tapi lebih pada upaya untuk menutup peluang Israel melakukan operasi militer yang lebih agresif ke Jalur Ghaza.
Mereka juga mengatakan telah menerima informasi dari sumber-sumber Barat bahwa Israel sedang merencanakan pembunuhan terhadap pimpinan-pimpinan Hamas dan Jihad Islam termasuk melakukan provokasi agar para pejuang Palestina terus menembakkan misil-misilnya ke kota-kota Israel, agar Israel mendapatkan justifikasi atas serangan-serangan kejamnya ke Jalur Ghaza.
Sumber-sumber Hamas juga menuding otoritas Palestina pimpinan Mahmud Abbas sebenarnya punya akses informasi yang detil tentang rencana pembunuhan yang akan dilakukan rejim Zionis itu. Karena rencana jahat itu, sebagai bagian untuk membantu mengembalikan kekuasaan di Ghaza pada Fatah. (ln/presstv)
Lainnya (Arsip)
- Survei: Umat Islam Tak Anti-Barat
Selasa, 08/04/2008 13:03 WIB - Akibat Boikot, Perusahaan-Perusahaan Denmark Rugi Besar
Selasa, 08/04/2008 11:56 WIB - Pengadilan Belanda, Menghina Islam dan Rasulullah Tidak Melanggar Hukum
Selasa, 08/04/2008 10:12 WIB - Channel Musik Islam Segera Hadir Saingi MTV
Selasa, 08/04/2008 07:16 WIB - Ikhwanul Muslimin Boikot Pemilu Lokal di Mesir
Senin, 07/04/2008 18:18 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




