Jika Diserang, Jantung Israel dan 32 Basis Militer AS Akan Jadi Target Iran

Iran menegaskan, angkatan bersenjatanya akan menjadikan jantung Israel dan sekitar 32 basis militer AS sebagai target serangan jika kedua negara itu menyerang Iran. Iran bahkan menegaskan, akan melakukan serangan balasan sebelum debu-debu akibat serangan AS dan Israel menghilang.
"Jika musuh terlalu percaya diri bahwa mereka akan menang dalam serangannya ke Iran, mereka tidak akan merasakannya bahkan hanya dalam waktu sehari saja, " kata Mojtaba Zolnoor, salah seorang penasehat bagi pimpinan Revolusi Islam di Iran.
Saat ini, lewat upaya para pakar di Iran, kemampuan militer angkatan bersenjata militer Iran telah mencapai level yang canggih.
"Kalau AS atau Israel menembakkan satu saja peluru ke Iran, Angkatan Bersenjata Iran tidak akan segan-segan melakukan serangan balasan ke jantung Israel dan 32 basis militer AS di kawasan Teluk, " tukas Zolnoor, yang menjadi wakil Ayatullah Khamenei di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Pernyataan ini adalah peringatan Iran yang kesekian kalinya terhadap negara-negara yang menginginkan perang dengan Iran, bahwa Angkatan Bersenjata Iran sudah siap secara penuh untuk melakukan serangan balasan. (ln/presstv)
Lainnya (Arsip)
- Delegasi Muslim Luruskan Persepsi Tentang Kehidupan Muslim di Inggris
Jumat, 11/07/2008 17:57 WIB - Israel Intai Iran, Luncurkan Pesawat Mata-Mata
Jumat, 11/07/2008 14:35 WIB - Pakistan-PBB Sepakat Bentuk Tim Investigasi Pembunuhan Bhutto
Jumat, 11/07/2008 13:55 WIB - Tentara Zionis Tutup Sebuah Klinik Kesehatan di Kota Nablus
Jumat, 11/07/2008 11:36 WIB - Pasangan Suami Isteri Galang Aksi Solidaritas Skotlandia untuk Ghaza
Jumat, 11/07/2008 10:19 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




