Jumat Berdarah di Pakistan, Belasan Orang Tewas

Jumat, 13/11/2009 14:20 WIB Cetak |  Kirim

Hari Jumat seharusnya menjadi hari yang penuh keberkahan bagi umat Islam. Tapi tidak bagi warga kota Peshawar Pakistan. Hari ini menjadi hari yang menegangkan dan kedukaan bagi para keluarga korban dua ledakan bom di kota itu.

Teror bom belum berhenti di Pakistan. Hari ini, dua serangan bom bunuh diri mengguncang dua tempat di North West Frontier Province (NWFP), satu dari empat provinsi di negeri itu.

Ledakan bom pertama terjadi di dekat gedung intelejen nasional Pakistan di kota Peshawar. Ledakan menyebabkan gedung itu rusak berat, 10 orang tewas serta 30 orang luka-luka. Mobil ambulans meraung-raung membawa jenazah para korban tewas dan korban luka ke rumah sakit terdekat.

Aparat keamanan Pakistan langsung mengisolasi lokasi kejadian. Seorang juru bicara militer Pakistan mengatakan bahwa target serangan adalah gedung kantor Inter-Services Intelligence (ISI) yang terdiri dari tiga tingkat.

Suara ledakan terdengar sekitar pukul 06.40 waktu setempat, saat jalan masih sepi kecuali beberapa anak-anak yang sedang menuju ke sekolah. Laporan Al-Jazeera menyebutkan besarnya suara ledakan hampir bisa didengar oleh warga kota Peshawar. Beberapa rumah dan infrastruktur juga mengalami kerusakan akibat ledakan. Diduga masih ada korban lainnya yang tertimpa reruntuhan gedung.

Serangan bom kedua menimpa pos polisi Bakakhel di kota Bannu, masih di wilayah NWFP dekat Waziristan Utara. Menurut kepala polisi setempat, Liaqat Ali Khan, pelakunya melakukan serangan bom bunuh diri dengan menggunakan sebuah mobil. Bom diledakkan saat mobil tersebut mendekat ke pintu gerbang. Ledakan yang cukup dahsyat membuat hampir seluruh bangunan pos polisi hancur.

"Ini adalah suara ledakan yang paling besar yang pernah saya dengar," kata seorang saksi mata bernama Ali menggambarkan dahsyatnya ledakan.

Dua serangan bom bunuh diri yang menewaskan puluhan orang itu menambah daftar panjang korban aksi-aksi kekerasan yang terus meningkat di Pakistan, sejak pemerintahan negara itu menggelar operasi militer ke Waziristan Selatan untuk memberangus gerakan Taliban, sejak pertengahan bulan Oktober kemarin. (ln/aljz)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG