Jumhur Ikhwan Tolak Opsi "Melunak dengan Penguasa Mesir"

Hampir semua petinggi al-Ikhwan al-Muslimun (Ikhwan), organisasi kemasyarakatan dan keagamaan yang menjadi oposisi terkuat pemerintahan Mesir saat ini, menolak proposal opsi "melunak (koalisi?) dengan pihak penguasa" yang baru-baru ini ditawarkan oleh salah seorang petinggi organisasi itu.
Gagasan baru tersebut dilemparkan oleh Dr. Muhammad al-Baltaji, Asisten Sekretaris Jenderal pada Perkumpulan Anggota DPR Ikhwan Mesir (al-Amin al-Musa'id li al-Katlah al-Barlamaniyyah li Nuwwab al-Ikhwan) baru-baru ini.
Al-Baltaji mengatakan, sepertinya Ikhwan perlu untuk membangun kembali pola hubungan yang lebih luas dan luwes antara pihak jama'ah (Ikhwan) dengan nizham (pemerintah).
"Saya berpendapat bahwa dibutuhkan untuk membangun pola hubungan baru antara jama'ah dan pemerintah," kata al-Baltaji.
Pernyataan al-Baltaji tersebut segera menuai kritikan dari mayoritas jajaran petinggi Ikhwan lainnya. Mereka semua menolak proposal dan gagasan al-Baltaji. Sementara itu, beberapa pihak lain di luar organisasi Ikhwan mendukung gagasan tersebut.
Meski demikian, mayoritas petinggi Ikhwan menolak untuk menanggapi dan mengemukakan penolakan mereka atas proposal al-Baltaji ini di ruang publik umum. Alasannya, adalah demi menjaga "sum'ah" jama'ah itu sendiri.
Rencananya, para pengurus Ikhwan akan menggelar rapat internal untuk membahas masalah ini. (L/syuruq)
Lainnya (Arsip)
- Romania : Madrasah "Online" untuk Belajar Islam
Kamis, 12/11/2009 06:19 WIB - American Idol dan Sejarah Yahudi
Rabu, 11/11/2009 21:40 WIB - Taliban Makin Berkuasa di Afghanistan
Rabu, 11/11/2009 16:25 WIB - Penasehat Obama, Ingin Mengirim Tentara AS Lebih Banyak
Rabu, 11/11/2009 16:05 WIB - Asisten Menlu: AS Gagal Selesaikan Konflik Israel-Palestina
Rabu, 11/11/2009 15:44 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




