
Beberapa juragan asal negara-negara Arab belakangan mulai melirik dunia perfilman internasional sebagai ajang investasi harta mereka yang melimpah ruah, termasuk berinvestasi dalam produksi film di Hollywood.
Salah satunya adalah putra Presiden Libya Moammar Qadzafi, as-Sa'idi Qadzafi, yang baru-baru ini ikut memasuki dunia investasi perfilman di Hollywood. Jutaan dollar ia titipkan di perusahaan perfilman raksasa itu.
Surat kabar terbitan Inggris Financial Times (7/2) mengabarkan, as-Sa'idi Qadzafi ikut serta dalam membiayai produksi film baru Hollywood yang berjudul "The Experiment", sebuah film remake dari film thriller Jerman.
Film tersebut turut dibintangi oleh dua artis peraih Oscar, Adrien Brody dan Forest Whitaker dan berencana tayang di bioskop di pertengahan tahun ini.
As-Sa'idi Qadzafi juga terhitung sebagai pemilik saham utama di rumah produksi International Selection yang berpusat di Los Angels, Amerika. As-Sa'idi berinvestasi lebih dari 100 juta dollar.
Dikemukakan Financial Times, ketika raksasa Hollywood mulai limbung akibat dihantam badai krisis global beberapa bulan lalu, yang "menyelamatkan"nya adalah juragan-juragan kaya asal Arab Teluk dengan mengucurkan investasi bernilai ratusan juta dollar.
Sebelumnya, sempat juga beredar kabar jika Muammar Qadzafi, yang juga Presiden Libya, berencana untuk membeli klub sepak bola bergengsi asal Italia AC Milan. (ags/ft)
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Pengamat dan konsultan bisnis syariah terkemuka Indonesia, Adiwarman Karim, berani memproyeksi angka Rp101,1 triliun total aset perbankan syariah di 2010. Perhitungan itu hasil dari pertimbangan modal dan data historis pertumbuhan bank-bank syariah baru di 2010.
Ibarat rumah, perbankan syariah memiliki pondasi, pilar dan atap. Pondasi inilah yang menjadi dasar pembangunan bank syariah. Pembangunan pondasi harus kuat karena pondasi yang rapuh akan membuat bangunan perbankan syariah ikut rapuh.
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Bill menuai sukses di bisnisnya saat menjual program DOS kepada IBM. Ajaibnya saat Bill menawarkan program DOS ke IBM, BIll bersama rekannya, Paul dan Steve sama sekali belum memiliki program itu dan lebih gilanya lagi..
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.