Jutawan Arab Terkena Dampak Resesi

Senin, 15/12/2008 11:42 WIB | Arsip | Cetak

Sejumlah jutawan Arab bakal terkena dampak krisi ekonomi global. Meski tak sampai jatuh miskin, kekayaan mereka dipekirakan menurun sepanjang tahun 2008.

Majalah Arabian Business edisi online, melakukan survei terhadap 50 orang terkaya di dunia Arab terkait resesi ekonomi yang melanda dunia. Hasil survei yang dirilis di Dubai menunjukkan bahwa krisis ekonomi global mempengaruhi pemasukkan para jutawan Arab itu.

Pangeran Alwaleed bin Talal, yang dikenal sebagai orang Arab terkaya, dipekirakan mengalami kerugian hingga 20 persen dari investasi-inverstasinya. Kerugian itu, menurut Arabian Business, menyebabkan penurunan asset kekayaan Pangeran hingga lebih dari sekitar 25,6 milyar dollar menjadi 17,8 milyar dollar. Meski demikian, Pangeran Alwaleed tetap akan menjadi orang terkaya dari 50 tokoh Arab terkaya di dunia.

Pada bulan Mei kemarin, Pangeran Alwaleed menempati peringkat ke-19 orang terkaya di dunia menurut versi majalah Forbes, dengan asset kekayaan sebesar 21 milyar dollar termasuk pesawat pribadi Airbus super jumbo A380 yang disebut sebagai "istana terbang" senilai 330 juta dollar AS. Pangeran Alwaleed juga memiliki saham sebesar 5 persen di Citigorup,,jaringan perbankan AS yang juga terkena imbas resesi.

Arabian Business menulis, jebloknya bursa saham global menyebabkan penurunan kekayaan 9 dari 10 besar jutawan Arab terkaya, yang banyak menanamkan investasinya di bisnis properti dan perbankan. Namun situs itu, tidak memasukkan para penguasa di kerajaan Arab Saudi yang juga memiliki asset-asset kekayaan yang besar.

Pemerintah di negara-negara kaya minyak di kawasan Teluk menyatakan, mereka berusaha mengantisipasi krisis ekonomi global, meski krisis telah menghantam pasar modal mereka sehingga mengalami kerugian hingga 350 milyar dollar.

Dari daftar 50 jutawan Arab menurut versi Arabian Business, sedikitnya ada 16 jutawan yang berasal dari Arab Saudi dengan jumlah asset kekayaan bervariasi. Diantara para jutawan itu, adalah keluarga bin Ladin-saudara-saudaran dari Usamah bin Ladin, pimpinan jaringan al-Qaidah-yang menempati urutan ke-7 orang Arab terkaya dengan asset kekayaan bersih sebesar 7,2 milyar dollar dari bisnis konstruksinya.

Setelah Arab Saudi, negara-negara Uni Ermirat Arab menempati posisi kedua dimana ada 8 jutawan Arab yang berasal dari UAE dengan nilai kekayaan sebesar 31,5 milyar dollar. Dari Kuwait, tercatat 7 orang jutawan dengan nilai kekayaan jika ditotal sebesar 24,4 milyar dollar.

Putera dari mantan perdana menteri Libanon yang sekarang mengetuai parlemen Libanon, Saad Hariri menempati urutan ke-31 dari 50 jutawan Arab terkaya dengan total kekyaan sebesar 2,6 milyar dollar. (ln/ABCNews)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang