Kado Duka Mahasiswa Indonesia di Mesir Untuk Gaza Capai 56 Juta

Rabu, 14/01/2009 08:28 WIB | Arsip | Cetak

Cairo-13/01/09, Agresi militer Israel terhadap Palestina yang telah memasuki pekan ketiga  terus menuai kecaman dari berbagai pihak. Dukungan untuk Palestina pun kian hari bertambah. Seluruh umat muslim yang berada di beragam Negara tak henti-hentinya melakukan aksi solidaritas guna mengecam tindakan Israel yang tidak manusiawi tersebut. Bahkan dukungan untuk Palestina juga datang dari komunitas non-Muslim di beberapa belahan dunia.

Tidak ingin ketinggalan, Mahasiswa Indonesia di Mesir pun turut menunjukkan rasa kepeduliaan dan keprihatinan terhadap kondisi umat muslim di Palestina. Setelah sukses menggelar aksi solidaritas yang bertajuk “Peduli Palestina; Kado Duka Masisir (baca: Mahasiswa Indonesia di Mesir) Untuk Gaza” pada hari Ahad, 4 Januari 2009 yang lalu di Aula Pasangrahan Masyarakat Jawa-Barat. Kemudian diikuti dengan aksi donor darah bekerjasama dengan KBRI Kairo dan Bulan Sabit Merah Mesir pada tanggal 7 Januari di Wisma Nusantara. Dengan hasil 221 kantong darah untuk Palestina.

Kini, Mahasiswa Indonesia di Mesir berhasil mengumpulkan sumbangan dana untuk Palestina berjumlah 28.736.05 pound atau senilai 56 juta rupiah, bantuan tersebut pada 13/01/09 diserahkan kepada Persatuan Dokter Arab (Arab Medical Union) Cairo untuk kemudian disalurkan kepada korban di Gaza. Dana tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (DPP PPMI) Mesir selama kurang dari satu pekan. Menurut penuturan Abdullah Yazid selaku Presiden PPMI Mesir, Penggalangan dana dibuka sejak tanggal 4 Januari hingga tanggal 8 Januari 2009 dan terbagi ke dalam beberapa posko yang ditempatkan di kawasan stragegis bagi komunitas mahasiswa Indonesia di Mesir.

Wakil Presiden PPMI Mesir, Heri Nuryahdin yang mewakili PPMI Mesir menyatakan bahwa bantuan ini diserahkan kepada Ittihad Attiba’ Arab sebagai bentuk pertanggung jawaban PPMI kepada mahasiswa. “atas pertimbangan ikatan moral antara mahasiswa dan Persatuan Dokter Arab, bantuan disalurkan melalui lembaga ini, tutur Heri mahasiswa asal Jambi ini. “Awalnya, kami berniat menyalurkan bantuan ini melalui MER-C namun relawan MER-C menyatakan bahwa pihaknya yang sedang di Cairo sebagai petugas lapangan dan silahkan menyalurkannya melalui lembaga-lembaga terpercaya”, tutur Hasbiyallah, Sekjend PPMI yang mendampingi Wapres PPMI Mesir.

“Kami sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh Mahasiswa Indonesia di Mesir untuk umat muslim Palestina. Kami terima amanah ini dan akan gunakan untuk keperluan medis di Palestina.” Tutur Dr. Ibrahim Za’faran, Direktur Unit Pertolongan Darurat “Arab Medical Union” ketika menerima dana sumbangan.

Selain dana, Mahasiswa Indonesia di Mesir juga menghimpun bantuan berupa pakaian dan selimut yang akan disalurkan kelembaga Jam’iyyah Syar’iyyah (lembaga kebajikan).

“Ini adalah bentuk kepeduliaan dan keprihatinan kami Mahasiswa Indonesia di Mesir terhadap apa yang telah menimpa saudara-saudara kami di Palestina. Hanya ini yang bisa kami berikan.” Tutur Abdullah Yazid ketika ditanya berkenaan sumbangan tersebut.

Wapres PPMI Mesir juga menghimbau agar pelajar dan pemuda Indonesia di seluruh dunia dapat lebih peduli terhadap holocaust yang terjadi di Gaza. “para pelajar dan akademisi saatnya berpikir untuk mengimbangi diri untuk saling mengisi, semua harus specialis di bidangnya, yang belajar agama harus mendalam, yang belajar teknologi harus fokus menguasai teknologi dan eksakta mutakhir, kita melihat pembantaian di Gaza dengan menggunakan teknologi yang paling mutakhir”, tegas Heri.

(kiriman dari DPP PPMI Mesir, diliput oleh: Hasbiallah 'Alawi, Lc (Alumni Mahsiswa Al-Azhar 2008)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang