Kalah Dalam Pertandingan Bola, Mesir Panggil Duta Besarnya di Aljazair

Jumat, 20/11/2009 13:27 WIB | Arsip | Cetak

Mesir memanggil duta besarnya dari Aljazair untuk konsultasi pada hari Kamis kemarin (19/11) setelah tim sepak bola Mesir kalah dari lawannya tim sepak bola Aljazair dalam pertandingan playoff untuk berebut tiket menuju piala dunia 2010. Mesir menuduh supporter tim sepak bola Aljazair melakukan tindakan kekerasan terhadap pemain dan supporter Mesir.

Langkah ini merupakan langkah terbaru yang dilakukan Mesir akibat insiden kekerasan yang terjadi sewaktu pertandingan kedua tim dalam pertandingan kualifikasi piala dunia yang berlangsung hari Sabtu dan Rabu yang lalu.

Media mesir EGYNews disitusnya mengatakan Kairo memanggil duta besarnya setelah terjadi kekerasan terhadap warga Mesir di Aljazair pada pertandingan Rabu lalu, dan Kairo menyalahkan para supporter Aljazair atas tindakan kekerasan yang dialami warga Mesir dan perusahaan-perusahaan Mesir yang berada disana.

Pada awalnya Mesir memenangkan pertandingan hari Sabtu yang lalu dengan skor 2-0 di Kairo, yang akhirnya membawa kedua tim Mesir-Aljazair ke tingkat berikutnya dalam kualifikasi piala dunia untuk grup C Afrika.

Pertandingan playoff akhirnya dilaksanakan pada hari Rabu yang lalu di Khartoum Sudan, yang dipilih oleh Mesir ketika mereka memenangkan seri untuk memilih tempat.

Namun pada pertandingan playoff di Aljazair, tim sepak bola Aljazair akhirnya dapat mengalahkan Mesir dengan skor 1-0 dan mereka berhak untuk maju ke Piala Dunia di Afrika Selatan tahun depan - dan hal ini merupakan penampilan pertama mereka di piala dunia sejak tahun 1986.

Sebelum pertandingan playoff di Sudan, Mesir telah mengeluh terhadap perilaku supporter Aljazair menyerang markas besar perusahaan telekomunikasi Mesir Orascom Telecom yang berada di Aljazair.

Dan Mesir lebih marah lagi ketika otoritas pajak Aljazair memberikan tagihan pajak yang sangat besar kepada perusahaan telekomunikasi Mesir yang berada di Aljazair tersebut dengan nilai 596,6 juta dollar.

Sebelum itu, Aljazair juga dibuat "marah" oleh para supporter Mesir, ketika tim sepak bola Aljazair bus nya dilempari batu oleh supporter Mesir dan beberapa pemain serta supporter Aljazair terluka dalam insiden yang berbuntut aksi kekerasan tersebut sewaktu pertandingan hari Sabtu lalu.

Akibat insiden hari Sabtu lalu itu, warga mesir dan perusahaan-perusahaan Mesir yang berada di Aljazair menjadi sasaran kemarahan supporter Aljazair.

Presiden Hosni Mubarak bahkan meminta kepada menteri luar negeri Aljazair, agar Aljazair dapat "memikul tanggung jawabnya untuk melindungi warga negara Mesir dan perusahaan-perusahaan Mesir yang berada di wilayah Aljazair", kata kantor berita Mesir - MENA.

Sungguh ironi, dikala umat Islam harus bersatu dan masjidil Al-Aqsha dalam kondisi "sekarat", justru fanatisme terhadap Bola menyebabkan perselisihan di kedua negara Muslim tersebut.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang