Kalau Tidak Curang, Biarkan Kami Tampil di Televisi, Iran!

Selasa, 13/10/2009 06:39 WIB | Arsip | Cetak

Pemilu Iran masih bergejolak. Mantan perdana menteri Mir Hossein Mehdi Mousavi akhirnya mengeluarkan pernyataan keras: ia menuntut untuk berbicara di televisi negara untuk menunjukkan bukti tuduhan mereka bahwa pemilu Iran telah dicurangi, sebuah harian Iran melaporkan pada hari Senin (12/10).

Harian itu juga mengatakan bahwa pejabat Iran memberikan data yang "salah" kepada rakyat tentang kerusuhan pasca-pemilu yang telah mengguncang Iran.Sebagian yang pro-Iran mengatakan bahwa kerusuhan itu hanya rekayasa Barat.

"Lihat berapa kali jumlah yang tewas. Mereka mengatakan bahwa kecurangan dalam pemilu adalah dusta. Beberapa orang mengatakan tidak ada penipuan ... baik-baik saja, maka jika Anda begitu yakin maka mengapa Anda takut kami muncul di televisi? " Mousavi mengatakan dengan berapi-api. "Kenapa Anda tidak membuka kotak suara di acara televisi secara langsung, sehingga rakyat dapat melihat berapa banyak surat suara tanpa nomor seri berada dalam kotak itu?"

Mousavi adalah penantang utama Mahmoud Ahmadinejad dalam pemilu Juni kemarin.

Sementara itu, ulama Iran yang juga ikut mencalonkan diri, Karroubi juga menyuarakan kepedulian yang sama dengan Mousavi. "Sebagian berbicara tentang pemilu seolah-olah tak ada yang terjadi, tidak ada yang terjadi," katanya. "Anda pikir orang tidak tahu apa yang telah terjadi pada mereka? Lalu mengapa protes? Mereka bilang saya hanya mendapatkan 300.000 suara dan saya bahkan tidak punya satu suara dari 10.000 kotak suara, yang berarti saya tidak memiliki satu orang pun pendukung."

"Jika Anda mengatakan yang sebenarnya, maka alih-alih menyangkal penipuan negara penipuan di televisi dan memberi tekanan pada tahanan (kerusuhan) untuk pengakuan bersalah, mereka harus mengizinkan kita untuk tampil di televisi dan memberitahukan rakyat bukti dari kami." (sa/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang