Kami Muslim Terlebih Dahulu!

Sebuah laporan mengejutkan datang dari British Council. Laporan itu mengungkapkan bahwa tiga perempat dari orang-orang di Pakistan menganggap diri mereka sebagai Muslim terlebih dahulu dan kemudian setelah itu warga negara Pakistan di nomor dua.
"Hanya 10 persen yang memiliki keyakinan terhadap nasionalisme atau pemerintah daerah, pengadilan atau polisi, sementara tiga perempat melihat diri mereka sebagai Muslim terlebih dahulu, setelah itu kemudian mereka menganggap diri mereka sebagai orang Pakistan.” Begitu ungkap The Daily Times mengutip laporan tersebut.
Saat ini di Pakistan banyak sekali pemuda tanggung. Menurut Laporan British Council's Next Generation di Pakistan, negara ini akan melalui rasio yang menguntungkan produktivitas muda sampai tua, tetapi tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi pemisahan demografis wilayah mereka selama dua dekade.
Laporan ini juga menunjukkan bahwa hanya 15 persen dari pemuda Pakistan percaya bahwa negara mereka menuju ke arah yang benar. Lebih dari 92 persen remaja menyebutkan pendidikan sebagai isu penting yang harus ditangani segera.
Yang lebih menghebohkan, hanya sepertiga dari pemuda yang menganggap negara demokrasi dianggap lebih baik, sementara yang lainnya, berarti lebih dari setengah jumlah pemuda di Pakistan, lebih suka dengan 'syariah'. Nah! (sa/track.jn.news)
Lainnya (Arsip)
- Razia Potong Rambut Dan Remaja Gaul di Timur Tengah
Senin, 23/11/2009 19:13 WIB - Israel Dibalik Kekisruhan Dalam Negeri Pakistan
Senin, 23/11/2009 16:59 WIB - Para Kroni Hamid Karzai
Senin, 23/11/2009 15:52 WIB - Hati-Hati, Wikipedia Jadi Tempat Propaganda Zionis Israel
Senin, 23/11/2009 14:12 WIB - MILF Libatkan Empat Negara Untuk Wujudkan Perdamaian di Mindanao
Senin, 23/11/2009 11:14 WIB
Dunia
Terkait
- Muslim Antwerp Boikot di Hari Idul Adha
- Risyiq Penutupan Halaman Facebook Saya Tindakan Sewenang wenang
- Gedung Parlemen Inggris Tolak Sediakan Daging Halal Untuk Muslim
- At Tathallu Ilash Shadaarah wa Thalabur Riyaada
- TV Negara Tunisia Putar Lagu Memuji Ben Ali di Malam Idul Adha
- Laporan Israel Berencana Bangun 50 Ribu Rumah di Yerusalem Timur
- Parenting Nabawiyah Belajar Membangun Rumah Tangga Dari Nabi
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




