Kampanye Atheis Membakar Eropa

Jumat, 20/11/2009 06:53 WIB | Arsip | Cetak

Ada apa kemarin Kamis, 19 November di Eropa? Kampanye atheis alias anti-Tuhan. Berbagai billboard besar muncul di empat kota Inggris mengajak para orang tua agar tidak memengaruhi keyakinan anaknya.

Tak kurang dari Gereja berang atas kampanye ini."Kitta akan benar-benar menolak iklan ini," ujar Pendeta David McIlveen dari Gereja Presbyterian Bebas kepada Belfast Telegraph. "Saya pikir ini benar-benar arogan, lancang dan munafik."

Kampanye ini disponsori oleh British Humanis Association (BHA), dan telah terpasang pada rute yang berbeda di London, Edinburgh, Cardiff dan Belfast.

Dalam gambar itu, dua orang anak dikelilingi oleh bayangan agama Katolik, Protestan, Islam, Hindu atau Sikh dengan slogan "Jangan Melabeli Aku, Kumohon. Biarkan Saya Tumbuh Dan Memilih Sendiri."

BHA mengatakan billboard itu diresmikan bertepatan dengan Hari Anak Universal pada hari Jumat. "Ini adalah urusan mereka bagaimana orang membesarkan anak-anaknya," tegas Pendeta McIlveen. "Ini adalah puncak kesombongan bahwa BHA berasumsi untuk memberitahu orang untuk tidak mengajari anak-anak mereka tentang agama."

Pada bulan Januari 2009, sebuah bus kampanye ini diluncurkan beberapa negara Eropa, meminta orang-orang untuk menjadi atheis.

Di Britania saja, hampir 800 bus membawa iklan nasional mengklaim bahwa Tuhan tidak ada Kampanye ini telah mengejutkan banyak orang dan menarik liputan media luas.

Para penggiat Islam di Eropa pun tak kalah berangnya. "Agama tidak diberikan oleh keluarga, tetapi merupakan agama alamiah yang diberikan oleh Allah kita sejak lahir," kata Sheikh Anwar Mady dari Belfast Islamic Centre. "Peran keluarga adalah untuk mengajarkan tradisi iman. Tapi iman tertanam saat lahir." (sa/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang