Kanada Tarik Dana Pembiayaan terhadap Organisasi Anti Yahudi

Sabtu, 16/01/2010 06:29 WIB | Arsip | Cetak

Pemerintah Kanada baru-baru ini memutuskan untuk memotong kembali atau menarik seluruh dana pembiayaan kepada organisasi-organisasi yang mendorong boikot terhadap Israel atau produk buatan Israel, termasuk organisasi pro-Palestina dan kelompok-kelompok Kristen.

Salah satu organisasi "Kairos welfare agency", harus kehilangan $ 7 juta - separuh dari anggaran tahunan mereka. Organisasi Kairos adalah organisasi yang melayani 11 aparatur kelompok sosial Katolik dan Protestan dan gereja, yang mempromosikan "teologi pembebasan" dalam hukum dan pendidikan Kanada.

Menteri Imigrasi Kanada Jason Kenney mengatakan bahwa anggaran lembaga-lembaga tersebut dipotong ataupun ditarik kembali karena terang-terangan berposisi anti-Semit, sambil menambahkan kelompok-kelompok pendakwah yang mendukung gerakan seperti Hamas dan Hizbullah yang menolak orang-orang Yahudi memiliki sebuah negara.

Organisasi Kairos sendiri membantah klaim Kenney dan menuduh bahwa keputusan pemerintah Kanada dimotivasi oleh pertimbangan politik. Mereka berpendapat bahwa mengkritik Israel tidak boleh dianggap sebagai gerakan anti-Semitisme.

Organisasi lain yang dananya ikut dipotong adalah Federasi Arab Kanada, yang memberikan bantuan untuk imigran dari negara-negara Islam. Klaim terhadap kelompok adalah bahwa mereka mempromosikan kebencian dan ekstremisme. Federasi menegaskan sebagai tanggapan mereka bahwa dengan menarik dana anggaran terhadap federasi, pemerintah Kanada sebenarnya sedang berusaha menghindari imigran asal Arab.

Palestine House Educational (PHE), yang telah menikmati anggaran $ 750.000 dalam dua tahun terakhir, juga telah ditargetkan oleh pihak berwenang Kanada untuk ditarik atau dipotong dana anggarannya.

Meir Weinsten, ketua Liga Pertahanan Yahudi Kanada, mengatakan bahwa kelompok resmi tersebut "Palestine House Educational" bertujuan untuk memberikan pelajaran bahasa, tetapi sebenarnya mendukung Hamas dan Hizbullah, yang kedua organisasi tersebut termasuk dalam daftar di Kanada sebagai organisasi teror.

Hanna Kawas, ketua dari Asosiasi Kanada-Palestina mengatakan dalam tanggapan terhadap keputusan pemerintah Kanada, menyatakan bahwa apa yang dilakukan pemerintah Kanada itu hanya akan meningkatkan anti-Semitisme, anti-Arab Islamofobik rasisme dan aktivitas.(fq/ynet)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang