Kapten Kapal Turki: Israel Tadinya Akan Tenggelamkan Kapal Armada Kebebasan

Kamis, 03/06/2010 09:51 WIB | Arsip | Cetak

Dalam insiden berdarah Senin pagi, kapal perang Israel ternyata mengancam akan menenggelamkan kapal Tokalak, yang dikomandani oleh Kapten Huseyin. Ketika sudah sampai di kapalnnya, menurut Kapten Huseyin yang asal Turki ini, tentara Israel langsung menyerang ia dan kru kapalnya.

"Mereka mengarahkan dua buah senjata api ke kepala kami masing-masing," kata Kapten Huseyin pada konferensi pers pada hari Selasa lalu. "Senjata mereka benar-benar menarik, seperti yang Anda lihat di film-film."

Tidak ada korban di kapal Tokalak, tetapi pasukan Israel menewaskan sembilan aktivis pada kapal Turki lainnya, Mavi Marmara.

Tokalak, yang dibebaskan oleh Israel dan kembali ke Istanbul dengan awak kapalnya, menurut Gazze, adalah sebuah kapal kargo yang membawa sebagian besar bantuan, tepat di belakang Marmara Mavi, kapal yang mengangkat hampir 600 orang di dalamnya. Padahal saat itu, mereka saat itu berada 68 mil di luar perairan Israel, ujar Kapten Huseyin.

Pada awalnya, Kapten Huseyin melihat lampu di laut dan sebuah helikopter mendekati mereka dengan cepat. Helikopter itu melayang-layang di atas kapal mereka. Menggunakan sebuah alat pengeras suara, Kapten Huseyin mengatakan bahwa mereka berada di perairan internasional dan tidak melanggar hukum. Dia mengatakan para perwira lainnya pun melakukan hal yang sama.

Namun Israel malah mengancam akan menembak dan menenggelamkan mereka, katanya. "Mereka mulai menembak langsung ke Mavi Marmara. Mereka tidak peduli apakah itu bagian depan atau belakang kapal." paparnya. Bahkan ketika tentara Israel naik ke kapal, Kapten Huseuin melihat asap mengepul dari kapal dan helikopter turun di atas kapal yang tentu saja akan menekan kapal. "Saya pikir mereka akan menenggelamkan kapal kami." (sa/wb)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang