Karya Seni Kontemporer, Muslim Bersujud Di Atasnya Berdiri Yahudi

Kamis, 04/03/2010 14:03 WIB | Arsip | Cetak

Beginilah kalau kaidah seni untuk seni atau seni bebas nilai diterapkan, akhirnya menyinggung rasa keberagamaan orangpun tidak menjadi masalah bagi para seniman penganut kaidah seperti itu.

Salah satu pameran seni kontemporer terbesar di dunia yang baru-baru ini diresmikan di ibukota Spanyol Madrid, harus menuai kecaman dari umat Islam atas salah satu karya seni yang dianggap melecehkan umat Islam.

Dalam salah satu karya seni yang ditampilkan di pameran tersebut, menampilkan sebuah patung yang menggambarkan seorang muslim yang sedang bersujud yang dicirikan sebagai seorang ulama, di diatas punggungnya bersimpuh seorang pendeta kristen yang sedang berdoa, dan di atas bahu pendeta itu berdiri seorang rabbi yahudi yang sedang membaca kitab suci Yahudi.

Seni kontemporer yang berupa patung ini, juga menuai kecaman dari komunitas Yahudi dan kedutaan Israel di Madrid, karena tepat disebelah patung terdapat sebuah karya seni lain berupa tempat lilin yang menjadi salah satu lambang atau simbol keimanan bagi agama Yahudi yang dibawahnya terdapat senapan mesin, dan hal ini dianggap sebagai pelecehan terhadap agama Yahudi dan negara Israel.

Karya seni kontroversial ini dibuat oleh seorang seniman Spanyol bernama Eugenio Mirno, ia menampilkan karya seninya tersebut dalam sebuah pameran karya seni kontemporer internasional ke 29 yang disebut sebagai "ARCO".

Sementara itu, Mirno sendiri menolak dianggap telah melecehkan agama-agama, sebagai seniman dalam karya seninya tersebut ia ingin menggambarkan ketiga agama besar yang eksis di dunia yang sama-sama berusaha mencapai Tuhan, katanya kepada media.

Patung tersebut oleh penyelenggara pameran dijual seharga 50 ribu euro.

Komunitas muslim di Madrid telah menyatakan keberatan mereka atas keberadaan patung itu, setelah mereka melihat foto-foto yang menampilkan patung tersebut. (fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang