Janji Surga Karzai terhadap Penduduk Helmand
Hamid Karzai, presiden boneka Afghanistan, telah berjanji untuk membangun kembali Afghanistan selatan khususnya kota Marjah menyusul operasi ofensif yang dipimpin NATO untuk mengambil alih daerah tersebut dari Taliban.
Karzai pada hari Ahad kemarin (7/3) mengunjungi bekas benteng Taliban di provinsi Helmand selatan, dalam sebuah perjalanan pertamanya ke kota itu sejak Amerika Serikat serta NATO dan pasukan boneka Afghanistan melancarkan ofensif militer besar di kawasan tersebut pada bulan Februari lalu.
Dalam kunjungannya tersebut, Karzai bertemu dengan sekitar 300 tetua lokal di sebuah masjid di pusat kota Marjah, di mana ia mendesak para tetua lokal untuk mendukung pemerintah dengan imbalan adanya jaminan keamanan dan proyek-proyek rekonstruksi.
"Hari ini, saya di sini untuk mendengarkan Anda dan mendengarkan masalah anda," kata Karzai, yang bergabung dengan Jenderal Stanley McChrystal, komandan pasukan internasional di Afghanistan.
"Kami berjanji akan memberikan perlindungan keamanan dan proyek rekonstruksi, kami akan memenuhi janji tersebut. Apakah Anda menentang saya atau bersama dengan saya? Apakah Anda akan mendukung saya?" tanya Karzai.
Para orang tua mengangkat tangan mereka dan berteriak, "Kami bersama dengan Anda. Kami mendukung Anda."
Namun para tetua di Helamdn juga mengeluhkan atas adanya penjarahan toko, jatuhnya korban sipil, serta penangkapan penduduk sipil yang dilakukan oleh pasukan internasional, termasuk menggunakan sekolah sebagai pangkalan militer selama serangan mereka terhadap Taliban.
Mereka mengatakan bahwa mereka menginginkan adanya klinik dan sekolah, dan mereka telah kehilangan kesabaran akan ketidakmampuan pemerintah pusat untuk menyediakan layanan tersebut.
Serangan ofensif di Marjah merupakan tes awal dari strategi baru Barack Obama, presiden Amerika Serikat, untuk mengirim 30.000 pasukan tambahan ke Afghanistan untuk memenangkan kendali atas wilayah yang dikuasai Taliban dan memasukkannya ke dalam administrasi sipil. (fq/aljz)
Lainnya (Arsip)
- Kaum Perempuan, Target Baru Militer AS di Afghanistan
Senin, 08/03/2010 14:49 WIB - Erdogan Menolak Klaim Israel
Senin, 08/03/2010 14:49 WIB - Umar Al-Bashir: Hukum Islam akan Tetap Dipertahankan di Sudan
Senin, 08/03/2010 14:06 WIB - Bentrokan Islam-Kristen di Nigeria Menewaskan 200 Orang
Senin, 08/03/2010 13:31 WIB - Untuk Pertama Kalinya Partai Islam Berdiri di Spanyol
Senin, 08/03/2010 12:41 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




