Karzai Resmi Bentuk Dewan 'Perdamaian' dengan Taliban

Minggu, 05/09/2010 10:12 WIB | Arsip | Cetak

Presiden Afghanistan Hamid Karzai Sabtu kemarin (4/9) mengumumkan bahwa ia telah mendirikan sebuah dewan untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan Taliban, yang telah melancarkan perlawanan di Afghanistan selama hampir sembilan tahun.

Pembentukan Dewan Tinggi Perdamaian adalah "langkah yang signifikan menuju pembicaraan damai," kata pernyataan dari kantor Karzai.

Langkah ini merupakan salah satu langkah paling signifikan yang diambil Karzai dalam usahanya untuk membuka dialog dengan pimpinan Taliban yang ditujukan untuk mempercepat mengakhiri perang panjang yang telah lama berlangsung.

Pembentukan panel tersebut telah disetujui pada bulan Juni lalu pada sebuah konferensi perdamaian nasional di Kabul, langkah yang disambut baik oleh pemerintah asing yang bekerja untuk menstabilkan pemerintah dan ekonomi Afghanistan.

Meskipun konon kepemimpinan Taliban telah menunjukkan ada keinginan untuk berbicara, Karzai berharap proses rekonsiliasi akan membantu membagi gerakan antara anggota 'garis keras' dan anggota Taliban yang kurang berkomitmen terhadap ideologi Islam yang 'ketat'.

Dewan ini diusulkan sebagai badan negosiasi, harus terdiri dari wakil-wakil dari bagian yang luas dari masyarakat Afghanistan, untuk membicarakan perdamaian dengan Taliban, yang telah melancarkan perang sejak kekuasaan mereka digulingkan pada akhir 2001.

Para pejabat bertemu Karzai di istana pada hari Sabtu kemarin untuk menyelesaikan daftar anggota, yang akan termasuk "para pemimpin jihad, tokoh berpengaruh dan wanita," kata pernyataan itu.

Daftar lengkap anggota dewan akan diumumkan setelah libur Idul Fitri minggu depan, katanya.

Pengumuman Karzai ini telah diharapkan beberapa hari lalu, setelah ia bertemu minggu lalu dengan mantan pemimpin mujahidin Burhanuddin Rabbani dan Abdul Rasul Sayyaf, serta pejabat, untuk membahas membentuk dewan tersebut.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang