Kasus Bom New York Bikin Polisi AS Paranoid

Tidak ditemukan bom di dalam sebuah truk yang ditinggalkan di jembatan Triborough kota New York pada Rabu malam (5/5) dan jalan raya yang menghubungkan distrik Manhattan, Queens dan Bronx akan segera dibuka kembali, kata aparat kepolisian.
Juru bicara Departemen Kepolisian New York Paul Browne mengatakan jembatan ditutup setelah seorang pekerja di jembatan tersebut menemukan kendaraan, sebuah truk U-Haul sewaan berpelat Arizona, ditinggalkan begitu saja dan berbau gas.
Letnan Mike Wysokowski kepada AFP menyatakan bahwa tidak ada bom yang ditemukan di dalam truk yang ditinggalkan di jembatan Robert F. Kennedy, yang juga dikenal sebagai Jembatan Triborough.
Penutupan jembatan ini datang beberapa hari setelah serangan bom yang gagal di New York Times Square, yang akhirnya menjadi kekhawatiran atas keamanan di kota-kota Amerika yang paling padat penduduknya.
Jaksa pada Selasa lalu (4/5) mendakwa Shahzad Faisal, 30 tahun, seorang warga negara Amerika Serikat kelahiran Pakistan, dengan lima tuduhan, termasuk mencoba untuk menggunakan senjata pemusnah massal dan mencoba untuk membunuh dan melukai orang-orang di Amerika Serikat.
Dia dituduh mengemudikan bom buatan tangan berisi bensin, gas propana, kembang api dan pupuk ke Time Square pada hari Sabtu lalu.
Komisaris Polisi New York Ray Kelly mengatakan plot serangan Times Square adalah serangan ke-11 yang digagalkan di New York City sejak peristiwa 11 September 2001, yang menewaskan lebih dari 2.600 orang.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- "Saya Tidak Pernah Menyesali Laporan Soal Gaza"
Kamis, 06/05/2010 10:09 WIB - Rabbi Froman: Ajaran Yahudi Menentang Pembakaran Masjid
Kamis, 06/05/2010 09:57 WIB - Toko Makanan Halal di Rusia Diserang Granat
Kamis, 06/05/2010 09:22 WIB - Blackwater Akhirnya Akui Keberadaan Mereka di Pakistan
Kamis, 06/05/2010 09:06 WIB - IAEA Tekan Israel untuk Tanda tangani NPT
Kamis, 06/05/2010 09:04 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




