Kata Shin Bet, Ada 5.000 Roket di Gaza

Kepala Shin Bet--badan intelijen dalam negeri Israel--Yuval Diskin mengklaim ada 5.000 roket di Jalur Gaza yang mampu menjangkau jarak sejauh 40 kilometer.
Diskin mengatakan, 4.000 roket di Gaza adalah milik Hamas dan sisanya miliki kelompok pejuang Jihad Islam. Diskin juga menyatakan bahwa tidak ada krisis kemanusiaan di Jalur Gaza akibat blokade Israel.
"Saya tidak masalah untuk memberi kelonggaran bagi barang-barang yang dikirim ke Gaza lewat Israel. Tapi senjata-senjata yang diselundupkan ke Gaza, sekarang dilakukan melalui Sinai," kata Diskin.
Diskin menyatakan ketidaksetujuannya jika blokade di Jalur Gaza dicabut. Menurutnya tindakan itu membahyakan dan akan menimbulkan dampak negatif bagi Israel.
Saat ini Israel sedang menghadapi tekanan kuat dari Uni Eropa, PBB dan AS agar segera mencabut blokadenya di Gaza yang sudah berlangsung selama tiga tahun. Tekanan muncul setelah Israel menyerang kapal Mavi Marmara, salah satu kapal rombongan "Freedom Flotilla" yang berisikan ratusan aktivis internasional, yang membawa bantuan untuk warga Gaza.
Di Parlemen Israel sendiri terjadi perdebatan sengit. Sejumlah anggota parlemen, teruatama dari kalangan Arab mendesak agar blokade Gaza dicabut. (ln/palnews.network)
Lainnya (Arsip)
- Lembaga Amal Pro Palestina Akan Lakukan Tuntutan Hukum Terhadap Israel
Rabu, 16/06/2010 12:18 WIB - Dua Rabi Yahudi Dan Salat Jumat-Salat Subuh
Rabu, 16/06/2010 12:10 WIB - Lima Tahun Yang Panjang Raja Arab Saudi
Rabu, 16/06/2010 12:05 WIB - Patung Yesus Raksasa di Ohio, Tersambar Petir
Rabu, 16/06/2010 10:42 WIB - Kelompok Anti Islam Paris Rencanakan Pesta Sosis Babi dan Wine di Dekat Masjid
Rabu, 16/06/2010 09:01 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




