Kebangkitan Kaum Atheis di Amerika

Warga Amerika yang menjadi Atheis semakin meningkat dan kehadiran mereka telah menyebar di kalangan penduduk Amerika yang memiliki beragam pandangan, menurut hasil temuan sebuah studi di AS.
"Pertumbuhan atheis di AS adalah sebuah fenomena nasional," seperti hasil studi yang dirilis oleh Trinity College pada hari Selasa lalu (22/9).
"Mereka adalah satu-satunya kelompok yang terus meningkat di setiap negara bagian dan wilayah negara selama 18 tahun terakhir."
Para peneliti menemukan bahwa pertumbuhan dari 8,2 persen pada tahun 1990 telah meningkat menjadi 14,2 persen pada tahun 2001 dan menjadi 15 persen pada tahun 2008.
Mereka menegaskan bahwa di masa depan, Amerika Serikat dapat berharap untuk memiliki lebih banyak atheis dan yang akan menandai era baru "Bom Atheis" sebagai tandingan dari dasawarsa 1990-an yang merupakan "Bom sekulerisme".
"Jika kecenderungan ini terus berlanjut, kemungkinan hasilnya adalah bahwa dalam dua dekade terakhir, jumlah penganut atheis akan menjadi sekitar seperempat dari penduduk Amerika Serikat." kata Profesor Ryan Cragun dari University of Tampa yang ikut melakukan penelitian.
Amerika Serikat memiliki jumlah penduduk lebih dari 301 juta.
Menurut CIA Fact Book, sekitar 52 persen warga AS adalah Protestan, Katolik Roma 24 persen, Mormon 2 persen, Yahudi 1 persen, Muslim 1 persen, selainnya 10 persen dan 10 persen lagi adalah atheis.
Para Ahli Menegaskan bahwa gerakan atheis menjamur dan telah mengumpulkan pengikut baru di seluruh Amerika Serikat.
Beberapa orang percaya bahwa organisasi atheis telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir atas kemarahan mereka kepada mantan presiden AS George W. Bush yang memiliki kebijakan yang beragam terhadap para pemeluk agama.
Fenomena lain juga merujuk dengan banyaknya beredar serentetan buku-buku anti agama yang membanjiri pasar selama pemerintahan mantan presiden AS tersebut.
Mengidentifikasi para atheis ini, studi mengatakan bahwa mereka tidak boleh disalahpahami sebagai minoritas kecil atheis.
"Mereka adalah tidak beragama, anti-agama, dan anti-para pemuka agama. Beberapa dari mereka masih percaya pada Tuhan, beberapa lain tidak meyakini adanya Tuhan. Sebagian dari mereka kadang-kadang dapat berpartisipasi dalam ritual keagamaan , sebagian lain tidak sama sekali. "
Studi juga mencatat bahwa temuan yang paling signifikan adalah bahwa "para Atheis" tersebut merupakan cermin utama sebagian besar warga Amerika.
"Hari ini, tidak ada satu grup demografis di AS yang tidak termasuk atheis, "
"Di antara mereka ada yang menikah, janda, bercerai, dan tidak pernah menikah. Kaum Atheis juga ada di partai Demokrat, Partai Republik dan independen.
"Mereka banyak yang merupakan kaum terdidik. Ada yang miskin dan kaya. Bisa berkulit hitam atau putih, latin maupun orang Asia.
Generasi atheis sebelumnya kebanyakan menjadi atheis pada usia 32 tahun namun menurut laporan untuk saat ini warga AS telah menjadi atheis sejak berusia 12 tahun.
Profesor Barry Kosmin yang merupakan peniliti pada Trinity College mengatakan bahwa yang paling penting dan signifikan secara statistik - ditemukan bahwa yang relatif besar adanya kesenjangan gender, dinyatakan juga bahwa perempuan Amerika tetap lebih religius daripada pria.
"Secara keseluruhan tren atheis ini didorong oleh para laki-laki dan anak-anak muda, tapi diperlambat oleh perempuan yang memiliki tingkat religiusitas yang lebih besar."(fq/iol)
Lainnya (Arsip)
- Saudi Bangun Kampus Super Canggih Yang Boleh Bercampur Pria dan Wanita
Kamis, 24/09/2009 09:33 WIB - Ustadz di Sekolah Mesir Ajak Menyembah Api
Kamis, 24/09/2009 08:22 WIB - Brasil vs Israel
Rabu, 23/09/2009 20:27 WIB - London : Umat Muslim Rayakan Idul Fitri di Gereja
Rabu, 23/09/2009 20:22 WIB - Spanyol Peringati 400 Tahun Pengusiran Umat Islam
Rabu, 23/09/2009 10:10 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




