Kecam Berdirinya Kuil Hindu di daerah Muslim, 12 Warga Malaysia Dihukum

Sebuah pengadilan Malaysia mendenda 12 orang warga Muslim pada hari Selasa kemarin (27/7) dan menjatuhi hukuman satu dari mereka dengan kurungan selama seminggu di penjara karena secara ilegal memprotes pembangunan sebuah kuil Hindu dan memamerkan kepala sapi yang dipenggal.
Ke-12 orang itu berpawai dengan kepala sapi berlumuran darah dari masjid ke kantor Selangor pusat negara menteri utama pada 28 Agustus 2009 lalu untuk mengecam rencana pemerintah negara membangun sebuah kuil Hindu di lingkungan mereka yang sebagian besar Muslim.
Beberapa demonstran juga menginjak dan meludah di kepala sapi dan membuat pidato berapi-api mengecam pembangunan kuil Hindu tersebut. Sapi adalah binatang yang paling suci dalam agama Hindu.
Ke-12 orang tersebut mengaku bersalah dalam sebuah pengadilan distrik Selangor Selasa kemarin atas tuduhan melakukan tindakan ilegal dan didenda masing-masing 1.000 ringgit, kata pengacar Afifuddin Hafifi.
Dua dari mereka yang membawa dan menginjak kepala sapi juga mengaku bersalah atas tuduhan penghasutan. Keduanya didenda tambahan 3.000 ringgit tambahan ($ 960), dan satu orang dihukum selama seminggu di penjara, kata Afifuddin.
Penghasutan, yang didefinisikan sebagai mempromosikan permusuhan antara ras, diancam dengan hukuman sampai tiga tahun penjara dan denda di Malaysia.
Pihak berwenang di Selangor akhirnya menemukan lokasi baru untuk membangun kuil Hindu yang sempat menjadi kontroversial itu.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Kecelakaan Helikopter Israel Picu Komentar Anti-Israel di Rumania
Rabu, 28/07/2010 12:32 WIB - Pertanyakan Apakah Islam Sebuah Agama, Cagub di AS Tuai Kecaman
Rabu, 28/07/2010 10:11 WIB - Pilot Jerman Dilatih di Israel untuk Operasikan Pesawat Drone
Rabu, 28/07/2010 09:48 WIB - Blogger Gila Maroko, Serukan Buka Puasa di Siang Hari Ramadhan
Rabu, 28/07/2010 08:41 WIB - Libanon Kembali Tangkap Mata-Mata Israel, Kali Ini Warga Asing
Rabu, 28/07/2010 08:25 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




