Kedatangan Bostrom ke Israel, Diprotes dan Diboikot

Selasa, 03/11/2009 14:49 WIB | Arsip | Cetak

Pejabat Israel menolak datang ke acara Dimona Media Conference karena kehadiran wartawan Swedia Donald Bostrom dalam konferensi itu. Sejumlah warga juga Israel memprotes kedatangan Bostrom, yang tiba di bandara Ben Gurion hari Minggu kemarin.

Kemarahan Israel terhadap Bostrom belum reda menyusul artikel Bostrom yang dimuat surat kabar Aftonbladet berisi laporan tentang warga Palestina yang tewas dan hilang organ tubuhnya setelah diculik oleh tentara-tentara Israel. Artikel itu membuat Israel berang dan sempat menimbulkan ketegangan hubungan antara pemerintah Israel dan pemerintah Swedia.

Israel menuntut pemerintah Swedia untuk menarik artikel itu dan minta maaf. Swedia menjawab desakan itu dengan menyatakan bahwa Bostrom bicara bukan atas nama negara dan Swedia menghormati kebebasan berpendapat dan kebebasan di negaranya. Karena tidak mendapat respon dari pemerintah Swedia, Israel menyatakan melarang Bostrom dan wartawan Aftonbladet lainnya, masuk ke wilayah Israel.

Karena kehadiran Bostrom di Dimona Media Conference, Deputi Perdana Menteri Israel bidang pembangunan wilayah Negev dan Galilea, Silvan Shalom menolak datang ke konferensi tersebut. Sementara Bostrom sendiri, menurut laporan surat kabar Israel Haaretz, diberi pengawalan khusus selama berada di Israel.

Dalam konferensi itu, Bostrom mengakui tidak punya bukti atas dugaan bahwa tentara-tentara Israel telah menculik warga Palestina untuk diambil organ tubuhnya dan dijual kembali. Namun ia menyatakan bahwa keterangan dari para keluarga korban merupakan informasi yang cukup serius dan layak dipublikasikan.

"Kesimpulannya, harus ada investigasi mendalam atas dugaan yang dilontarkan keluarga-keluarga Palestina itu," tukas Bostrom.

Ia juga mengatakan bahwa kehadirannya dalam konferensi itu atas undangan pihak penyelenggara. Belasan aktivis pemuda dari Partai Likud menggelar aksi protes atas kehadiran Bostrom dengan mengenakan kaos bertuliskan "Israel, satu-satunya demokrasi di Timur Tengah". Para pengunjuk rasa juga meneriaki Bostrom dengan sebutan "Kamu seperti Hitler."

Lembaga Yahudi Zionis, Wiesenthal Center juga mengkritik otoritas kota Dimona yang membiarkan Bostrom hadir dalam konferensi itu. "Bostrom tidak punya platform di Israel. Ia sudah mengkhianati kode etik wartawan soal integritas karena telah menyebarkan fakta-fakta palsu," tuding Shimon Samuels, direktur Wiesenthal Center. (ln/imemc/dailystar)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang