Kedekatan Gubernur Virginia dengan Penginjil Cemaskan Umat Islam AS

Kamis, 19/11/2009 09:03 WIB | Arsip | Cetak

Bahkan sebelum mengambil sumpah jabatan, Gubernur Virginia terpilih Bob McDonnell sudah meresahkan umat Islam Karena hubungannya yang erat dengan penginjil kontroversial Pat Robertson, yang terkenal karena sikap anti-Islamnya.

"Banyak Muslim di sini sangat prihatin atas hal itu," kata Imam Mohamed Majid, dari All Dulles Area Muslim Society (ADAMS) di Virginia, kepada IslamOnline.net.

McDonnell, yang memenangkan pemilihan gubernur Virginia awal bulan ini, menerima sumbangan dari 25.000 dollar dari Robertson, yang telah mendapat kecaman pedas atas komentar-komentarnya yang menyerang Nabi Muhammad SAW dan umat Muslim secara umum.

Penginjil kontroversial - Pat Robertson juga turut menghadiri malam pesta kemenangan McDonnell di Virginia.

Setelah pemilu, Pat Robertson membuat komentar terbarunya yang sangat anti-Islam - yang menggambarkan keyakinan umat Islam sebagai "sebuah sistem politik kekerasan daripada sebuah agama."

Dia menyarankan umat Islam Amerika, yang diperkirakan berjumlah delapan jutaan, harus diperlakukan seperti anggota partai komunis atau kelompok fasis.

"Ini adalah kalimat kebencian," kata Imam Majid.

"Ini bukan pertama kalinya Robertson membuat komentar konyol seperti itu, namun hal terbaru yang terlihat adalah Robertson telah menunjukkan hubungan yang sangat erat dengan McDonnell, gubernur terpilih kami."

Sedangkan Imam Mahdi Bray yang merupakan Direktur Eksekutif Muslim American Society Freedom Foundation, juga sangat terganggu dan kecewa dengan pernyataan Robertson tersebut.

"Ini sebenarnya bukan hal baru dari Robertson, dia selalu mengatakan hal-hal menyebalkan dan buruk tentang Islam dan umat Islam," catatnya.

"Tapi saya lebih terganggu ternyata Gubernur terpilih telah menerima uang dari seseorang yang dikenal dengan komentar-komentar Islamofobiknya."

Robertson, pendiri Koalisi Kristen dan pernah menjadi kandidat presiden pada tahun 1988, telah menyebut Islam sebagai "agama para budak" dan menggambarkan umat Islam sebagai "setan" dan "lebih buruk dari Nazi".

Dia mengatakan Al Qur'an adalah "curang" dan Nabi Muhammad " seorang fanatik yang bermata liar, seorang perampok dan penyamun ... seorang pembunuh".

Robertson percaya warga Amerika yang memeluk Islam akan memperlihatkan "kegilaan" mereka dan memberikan saran agar umat Islam jangan diberi jabatan di pemerintahan.

Penolakan

Umat Islam AS mendesak McDonnell menjauhkan diri dari Penginjil kontroversial dan sangat anti-Islam tersebut.

"Selama kampanye, McDonnell telah mengulurkan tangan bagi umat Islam. Kita sekarang ingin dia memenuhi janjinya menjadi gubernur semua warga Virginia," kata Imam Majid.

"Kami ingin dia memperhatikan kekhawatiran umat Islam atas penolakan terhadap komentar-komentar Robertson."

Ibrahim Hooper, direktur komunikasi Dewan Hubungan Islam Amerika (CAIR), juga mendesak McDonnell untuk mengambil langkah-langkah yang serius.

"Hal ini sangat sederhana, dia hanya harus mengembalikan uang sumbangan kampanye yang berasal dari Robertson, menolak komentar-nya dan meminta Robertson untuk minta maaf kepada semua Muslim Virginia," katanya kepada IOL.

"Tidak ada keharusan pejabat terpilih harus dekat dengan seseorang yang membuat komentar fanatik seperti itu."

Bray, pimpinan dari MAS-Freedom, mengatakan bahwa umat Islam Virginia harus memiliki peran di Virginia.

"Ada sekitar 48.000 muslim pemilih di Virginia, dan umat Islam aktif secara politik di sana," menurut catatannya.

"Umat Islam Virginia harus bertindak untuk menjaga gubernur ini ke arah yang benar dan membuatnya mengambil jarak dari tokoh kontroversial seperti Pat Robertson."

Bray mengatakan Virginia memiliki sejarah xenophobia dan Islamofobik.

"Kita tidak boleh membiarkan Gubernur itu membawa kita kembali ke masa lalu."(fq/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang