Kekuatan Militer India Membahayakan Pakistan

Kamis, 14/01/2010 10:08 WIB | Arsip | Cetak

Pembangunan besar-besaran kekuatan militer India telah mencemaskan Pakistan, dan kekuatan militer negeri tetangganya itu, dipastikan akan merusak keseimbangan regional, ungkap seorang pejabat militer Pakistan.

Menurut seorang pejabat Otoritas Komando Nasional (NCA), untuk mengimbangi kekuatan nuklir Pakistan, menurut pejabat India, baru-baru ini telah berlangsung kerjasama antara India-Rusia membangun kapal selam bertenaga nuklir, tahun ini.

Hal ini seperti dikemukakan Panglima Angkatan Bersenjata India, Jendral Deepak Kapoor, bahwa India akan mampu perang melawan Pakistan dan China dalam waktu yang bersamaan. Pernyataan Jendral Kapoor ini menegaskan bahwa India akan memiliki kemampuan militer yang besar, dan mampu menghadapi ancaman militer Pakistan dan China.

India telah mendapatkan dukungan Amerika, semasa pemerintahan Bush untuk membangun arsenal nuklirnya. Sekarang India membangun kerjasama dengan Rusia yang memiliki tujuan sama, yaitu dalam rangka membangun kekuatan militer, seperti kapal selam bertenaga nuklir. "Pembangunan militer yang besar-besar termasuk membangun instalasi ABM (Anti Balistik Missil), dan pembangunan arsenal nuklir", ujar Kapoor.

India juga akan mampu menghadapi perang dan ancaman militer konvensional dengan menggunakan payung nuklir, tambah Kapoor. Langkah-langkah India, hanya akan menciptakan situasi instabilitas dikawasan itu, serta akan meningkatkan perlombaan persenjataan dikawasan itu.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan, Yousuf Gailani, menyatakan, pembangunan arsenal nuklir India, akan berdampak bagi petualangan militer baru India, dan hanya menunjukan sikap hegemonik India atas kawasan Asia Selatan. Sementara itu, Pakistan telah memiliki arsenal nuklir, dan telah melakukan uji coba di tahun l998. (m/wb).

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang