Kelas Musik di Kuwait Bikin Marah Aleg Kelompok Islam
Seorang anggota parlemen dari kelompok Islam Kuwait Islamis pada hari Minggu mengancam akan memanggil perdana menteri untuk menghadap ke parlemen setelah pemerintah membuat kelas musik menjadi pelajaran wajib di sekolah-sekolah.
"Kami akan menuntut perdana menteri untuk bertanggung jawab atas keputusan ini ... Kami menyerukan untuk membatalkan keputusan tersebut, jika tidak, kami akan menggunakan alat konstitusional untuk membatalkan keputusan itu. Hal ini bisa mengakibatkan kedudukan perdana menteri terancam," ujar Mohammad hayef kepada wartawan.
"Kami tidak akan membiarkan sekolah-sekolah kita menjadi pusat-pusat yang meluluskan para penari," kata hayef, yang merupakan salah seorang anggota parelemen dari kelompok Islam yang berhaluan "Salafy" - yang meyakini bahwa musik terlarang dalam Islam.
Musik telah menjadi bagian dari kurikulum pelajaran di sekolah-sekolah Kuwait Meskipun ada penentangan dari pihak oposisi dari kelompok Islamis, namun kementrian pendidikan Kuwait tetap memutuskan memasukkan pelajaran musik sebagai bagian dari kurikulum pelajaran sekolah yang efektif berlaku pada awal tahun ajaran baru pada bulan September tahun depan.
"Apa yang diperlukan sekarang bagi pihak kementrian adalah kembali ke sistem lama, jika tidak, kami akan mengajukan rancangan undang-undang untuk melarang musik dari sekolah," kata hayef.
Dia mengatakan keputusan kementrian pendidikan merupakan upaya untuk melakukan Westernisasi masyarakat Kuwait.
Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah Kuwait telah memperketat aturan atas konser musik di bawah tekanan dari anggota parlemen dari kelompok Islami yang telah menjadi kekuatan yang dominan di parlemen Kuwait.(fq/aby)
Dunia Islam Sebelumnya
(Arsip Dunia Islam)
5 Terpopuler
- Pelatih Sepak Bola Mesir: Saya Lebih Baik Mati Kelaparan Daripada Melatih Israel!
- Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab
- Saudi dan Suriah Rebutan Anak Perempuan Bin Ladin
- Antara Khilafah dan Khalifah
- Juragan-Juragan Arab Berinvestasi di Hollywood
- Hukum Nonton Film Porno
- Gaji Saya Kecil, Pak!






