Kelompok Islam Somalia Larang Penduduk Menonton DVD dan Film

Minggu, 14/06/2009 15:50 WIB | Arsip | Cetak

Kelompok Islam yang menguasai wilayah selatan Somalia pada hari Sabtu kemarin telah membuat sebuah peraturan yang melarang masyarakat disana untuk menonton DVD atau film di televisi dan mereka akan menangkap masyarakat yang melanggar keputusan tersebut serta akan dihukum berat.

"Menonton film sangat dilarang, bahkan di dalam ruangan," kata Syaikh Mowlid Ahmed kepala keamanan di kota pelabuhan Kismayo dalam sebuah pernyataannya.

"Masyarakat diizinkan untuk menggunakan rumah mereka untuk menonton televisi hanya pada saluran berita seperti Al-Jazeera," tambahnya.

Kelompok Islam telah menutup bioskop-bioskop pada tahun 2006 di wilayah-wilayah di bawah kontrol mereka.

"Razia akan dilakukan di rumah orang yang diduga ilegal menonton film, dan jika ditemukan terbukti bersalah mereka akan menghadapi hukuman," ujar Ahmed.

Pejuang Islam mengontrol penuh wilayah pelabuhan utama pada bulan Oktober, lebih dari setahun yang lalu setelah mereka didorong oleh pasukan Ethiopia yang dibacking pemerintah.

Masyarakat mengatakan pasukan keamanan kelompok islam di kota ini akan mulai memeriksa ponsel untuk mencegah mereka dari digunakan untuk menonton film.

"Pasukan keamanan kami akan memeriksa ponsel dan jika Anda memiliki sebuah film di memori, Anda dapat dihukum," kata seorang penduduk Mohamed Adan.(fq/smh)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang