Kelompok Islamis Malaysia Tolak Konser Beyonce

Sekali lagi partai Islam Malaysia (PAS) patut ditiru oleh partai-partai yang membawa nama-nama Islam di Indonesia - atas sikap konsisten mereka untuk menentang konser-konser musik yang lebih banyak membawa kemaksiatan dan merusak moral anak muda.
Partai Islam Semalaysia (PAS) baru-baru ini telah berusaha untuk melarang pemenang Grammy Award - Beyonce untuk tampil konser di Malaysia pada tanggal 25 Oktober mendatang.
Beyonce yang terkenal dengan hit singleya seperti "Naughty Girl," telah resmi menjadi target baru untuk di sensor dan ditolak kedatangannya oleh kelompok Islam seperti PAS.
"Kami melawan dan menentang hiburan dari barat yang mempromosikan hedonisme. Kami tidak ingin anak-anak muda kami akan disesatkan dan tersesatkan," kata Ahmad Sabki, wakil presiden dari Pemuda PAS, seperti dikutip surat kabar mingguan New Straits Times.
"Penampilan Beyonce tidak sesuai untuk umat Islam, dengan pakaian panggung yang membuka aurat dan perilaku yang tidak bermoral."
Sebelumnya Beyonce telah membatalkan konser di negara Muslim berpopulasi 27 juta orang ini dua tahun yang lalu Karena protes serupa oleh PAS.
Beberapa bulan yang lalu Muslim Malaysia dipelopori oleh PAS telah melarang umat Islam Malaysia untuk menghadiri konser grup band hip-hop asal AS - Black Eyed Peas, yang disponsori oleh Guinness, salah satu merek minuman keras yang dimiliki kelompok dagang Diageo.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Muntahar al Zaidi: Mengapa Saya Melemparkan Sepatu Kepada Bush
Kamis, 24/09/2009 20:30 WIB - Kebangkitan Kaum Atheis di Amerika
Kamis, 24/09/2009 10:16 WIB - Saudi Bangun Kampus Super Canggih Yang Boleh Bercampur Pria dan Wanita
Kamis, 24/09/2009 09:33 WIB - Ustadz di Sekolah Mesir Ajak Menyembah Api
Kamis, 24/09/2009 08:22 WIB - Brasil vs Israel
Rabu, 23/09/2009 20:27 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




