Kelompok Oposisi Bersatu Menghadapi Pasukan AU
Kelompok-kelompok di Somalia yang bertikai mereka bersatu kembali menghadapi pasukan Uni Afrika. Dua kelompok yang bertikai yang memperebutkan kota pelabuhan Kismayo, menyetujui mengakhiri konflik diantara mereka di Selatan. Kedua kelompok yang memiliki kekuatan militer itu, Rabu kemarin, mereka mengakhiri konflik dan bersatu kembali.
Para pejuang Al Shabaab yang bertempur dengan Hizbul Islam, keduanya mengakhiri konflik di Kismayo, dan meninggalkan kota itu. Pemimpin Hizbul Islam Sheikh Dahir Aweys menyerukan kepada kelompoknya untuk menghentikan perang dengan kelompok Shahaab.
Rabu kemarin, Al Shabaab mengatakan, pejabat dari Hizbul Islam bertemu di luar kota Mogadishu dan menyetujui tiga kesepakatan diantaranya, "Semua konflik, termasuk yang terjadi di Kasmayo, harus diselesaikan dengan dialog", ucap Hussein Ali Fido, seorang pejabat senior dari Al Shabaab, yang berbicara kepada wartawan, membacakan pernyataan bersama yang disepakati antara Al Shahaab dengan Hizbul Islami.
"Semua perbedaan dan sengketa di masa depan harus diselesaikan melalui hukum syariah, dan kami akan melanjutkan perlawanan bersama terhadap pemerintah dan pasukan Uni Afrika", tegasnya. Konflik atau perang saudara di Somalia dan Tanduk Afrika ini telah menewaskan lebih 19.000 warga sipil, sejak tahun 2007, dan lebih 1,5 juta penduduk telah meninggalkan rumah mereka. (wb/m)
Lainnya (Arsip)
- Mahasiswi Mesir Tolak Pelarangan Cadar di Kampus
Kamis, 08/10/2009 09:08 WIB - Partai Sayap Kanan Swiss Sebarkan Poster Anti Islam
Kamis, 08/10/2009 08:26 WIB - Pentagon Pasok Bom-Bom Canggih Buat Israel
Rabu, 07/10/2009 18:44 WIB - Israel Susun Strategi Baru untuk Kuasai Dunia
Rabu, 07/10/2009 17:45 WIB - Mesir: Hamas dan Fatah Menandatangani Perjanjian 25 Oktober
Rabu, 07/10/2009 15:37 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




