Sayap Kanan Jerman: Masjid Simbol Kekerasan

Rabu, 16/12/2009 16:14 WIB | Arsip | Cetak

Sumber-sumber media mengungkapkan bahwa kelompok sayap kanan di Jerman sedang meluncurkan kampanye untuk melawan Islam dan umat Islam khususnya terhadap pembangunan masjid-masjid baru di Jerman - merujuk pada rencana untuk menggelar konferensi anti-Islam di Jerman pada musim semi mendatang.

Surat kabar Jerman Die Welt melaporkan bahwa kampanye baru anti-Islam tersebut akan diluncurkan oleh kelompok sayap kanan dinegara bagian North Rhine- Westphalia - yang merupakan organisasi sayap kanan pertama di Eropa.

Kelompok sayap kanan Jerman mencoba mengikuti langkah referendum di Swiss untuk mencegah pembangunan masjid-masjid baru di Jerman dan menentang apa yang mereka sebut "Pengendalian Tanah oleh umat Islam".

Menurut informasi yang di dapat surat kabar Die Welt, peluncuran kampanye anti-Islam ini akan dilaksanakan mendekati pada pemilu legislatif yang akan diselenggarakan pada bulan Mei tahun depan.

Sekjen dari kelompok ekstrim sayap kanan - Marcus Weiner - mengakui bahwa organisasi mereka sangat anti terhadap Islam dan slogan-slogan yang mereka gunakan juga dengan terang-terangan memusuhi Islam dan umat Islam khususnya terhadap pembangunan masjid. Weiner mengatakan:"Kami menganggap pembangunan masjid adalah simbol kekerasan umat Islam dengan mengendalikan wilayah kami!"

Surat kabar Die Welt juga memperlihatkan sebuah laporan bahwa organisasi sayap kanan tersebut berencana untuk mengadakan konferensi untuk menentang pembangunan masjid pada musim semi mendatang, dan ada kemungkinan untuk menyelenggarakan referendum menyeluruh di seluruh Eropa terhadap isu pembangunan masjid.

Die Welt mencatat bahwa organisasi dari kelompok sayap kanan Jerman tersebut berusaha untuk mendapatkan suara terbesar pada pemilu Jerman mendatang dengan kampanye-kampanye rasis mereka yang anti-Islam, sebelumnya mereka hanya memperoleh suara 0,4% dari total suara di negara bagian North Rhine-Westphalia pada pemilu sebelumnya.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang