Sayap Kanan Jerman: Masjid Simbol Kekerasan
.jpg)
Sumber-sumber media mengungkapkan bahwa kelompok sayap kanan di Jerman sedang meluncurkan kampanye untuk melawan Islam dan umat Islam khususnya terhadap pembangunan masjid-masjid baru di Jerman - merujuk pada rencana untuk menggelar konferensi anti-Islam di Jerman pada musim semi mendatang.
Surat kabar Jerman Die Welt melaporkan bahwa kampanye baru anti-Islam tersebut akan diluncurkan oleh kelompok sayap kanan dinegara bagian North Rhine- Westphalia - yang merupakan organisasi sayap kanan pertama di Eropa.
Kelompok sayap kanan Jerman mencoba mengikuti langkah referendum di Swiss untuk mencegah pembangunan masjid-masjid baru di Jerman dan menentang apa yang mereka sebut "Pengendalian Tanah oleh umat Islam".
Menurut informasi yang di dapat surat kabar Die Welt, peluncuran kampanye anti-Islam ini akan dilaksanakan mendekati pada pemilu legislatif yang akan diselenggarakan pada bulan Mei tahun depan.
Sekjen dari kelompok ekstrim sayap kanan - Marcus Weiner - mengakui bahwa organisasi mereka sangat anti terhadap Islam dan slogan-slogan yang mereka gunakan juga dengan terang-terangan memusuhi Islam dan umat Islam khususnya terhadap pembangunan masjid. Weiner mengatakan:"Kami menganggap pembangunan masjid adalah simbol kekerasan umat Islam dengan mengendalikan wilayah kami!"
Surat kabar Die Welt juga memperlihatkan sebuah laporan bahwa organisasi sayap kanan tersebut berencana untuk mengadakan konferensi untuk menentang pembangunan masjid pada musim semi mendatang, dan ada kemungkinan untuk menyelenggarakan referendum menyeluruh di seluruh Eropa terhadap isu pembangunan masjid.
Die Welt mencatat bahwa organisasi dari kelompok sayap kanan Jerman tersebut berusaha untuk mendapatkan suara terbesar pada pemilu Jerman mendatang dengan kampanye-kampanye rasis mereka yang anti-Islam, sebelumnya mereka hanya memperoleh suara 0,4% dari total suara di negara bagian North Rhine-Westphalia pada pemilu sebelumnya.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Profesor Al-Hassani: Ilmu Pengetahuan, Warisan Budaya Islam Yang Terlupakan
Rabu, 16/12/2009 15:38 WIB - Ryan Crocker : Pemerintah Iraq Menjadi Target Al-Qaidah
Rabu, 16/12/2009 15:15 WIB - Ketika Masjid-Masjid di AS Diserang
Rabu, 16/12/2009 14:25 WIB - Amerika, Belajarlah Dari Kasus Tiger Woods!
Rabu, 16/12/2009 12:45 WIB - Menlu Inggris pun Bertekuk Lutut Pada Israel
Rabu, 16/12/2009 11:13 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




