Kepala Anti-Teror Kerajaan Saudi Lolos dari Maut
.jpg)
Prince Mohammed bin Nayef lolos dari mau ketika seorang lelaki masuk ke kompleks rumahnya dan meledakkan diri. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (27/8) malam waktu Saudi, ketika Pangeran Nayef yang menjabat sebagai deputi menteri dalam negeri dan kepala anti-terorisme kerjaan Saudi sedang menerima sejumlah tamu yang datang ke rumahnya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Laporan televisi Saudi menyebutkan, Pangeran Nayef hanya mengalami luka ringan saja. Sedangkan pelakunya tewas. Pelindung Dua Masjid Suci, Raja Abdullah sempat menjenguk pangeran Nayef di rumah sakit dan menanyakan mengapa tamu yang datang tidak diperiksa dengan teliti. Menjawab pertanyaan itu, Nayef menyatakan bahwa itu kesalahannya.
Kerajaan Saudi mengatakan peristiwa serangan itu terjadi sekitar 11.30 malam dan pelaku serangan adalah "teroris" yang memang sedang diburu Saudi, tanpa menyebutkan idnetitas pelakunya.
Namun sebuah kelompok yang disebut sebagai sayap Al-Qaida di Saudi mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Lembaga AS yang memantau situs-situs Islam, SITE intelejen menyatakan bahwa Al-Qaida yang ada di Semenanjung Arab berada di belakang serangan bom tersebut, berdasarkan pemantauannya di sebuah situs yang memuat keterangan dari kelompok sayap Alqaida itu.
Pangeran Nayef menegaskan akan lebih meningkatkan keamanan dan stabiltas di negaranya pasca serangan ke rumahnya. "Tidak boleh ada orang lain lagi yang menjadi korban," Pangeran Nayef.
Pangeran Mohammed bin Nayef sudah 10 tahun menjabat sebagai deputi menteri dalam negeri bidang terorisme. Ia pernah menimba ilmu bagaimana memerangi terorisme di dalam dan di luar kerajaan. (ln/arabnews/mol)
Lainnya (Arsip)
- Pemuka Islam di Inggris, Diancam dan Diculik
Jumat, 28/08/2009 14:39 WIB - Saudi Bermusik dan Berdansa
Jumat, 28/08/2009 11:33 WIB - Berita dan Acara Bahasa Arab, Ketakutan China Pada Timur Tengah
Jumat, 28/08/2009 11:28 WIB - Selama Ramadhan, Pencari Seks di Internet Menurun
Jumat, 28/08/2009 11:25 WIB - Ramadan, Nigeria Berlakukan Sensor dan Seleksi Da'i
Jumat, 28/08/2009 11:21 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




