Islamic Society of North America (ISNA)-wadah Muslim di Kanada dan Amerika Utara-bersama sejumlah organisasi Muslim Amerika lainnya seperti Muslim Public Affairs Council (MPAC), American Arab Anti-Discrimination Committee (ADC) dan American Muslims in the Armed Forces, menggelar kegiatan “Fort Hood Family Fund”.
Kegiatan itu berupa penggalangan dana untuk keluarga korban penembakan Fort Hood sekaligus kampanye untuk menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih sayang dan tidak mengajarkan kekerasan. "Kami ingin menekankan bahwa umat Islam peduli dengan mereka yang sedang mengalami masa-masa yang sulit," kata Louay Safi, direktur komunikasi dan pengembangan kepemimpinan ISNA.
Menurutnya, para pemuka Muslim di Amerika mengemukakan ide ini setelah mereka mengetahui insiden di Fort Hood dan mereka sepakat inilah saatnya kesempatan bagi mereka untuk memberi teladan atas apa yang telah mereka dakwahkan pada umat.
Dalam kegiatan ini, ISNA menyerukan seluruh masjid di Amerika untuk mengajak jamaahnya memberikan sekedar donasi. ISNA juga menyatakan, penggalangan dana ini terbuka bagi non-Muslim yang ingin berpartisiasipasi memberikan bantuan dana.
Organisasi-organisasi Muslim yang terlibat dalam program ini berharap bisa menggalang dana jutaan dollar untuk membantu para keluarga korban penembakan Fort Hood. Program semacam ini pernah mereka lakukan untuk membantu para korban Badai Katrina di AS beberapa tahun yang lalu.
Menurut Safi, pihaknya sudah mengontak orang-orang di kemiliteran dan sejumlah organisasi tentara untuk mencari informasi bagaimana sebaiknya dana itu nantinya disalurkan. Militer AS sendiri menilai positif insiatif yang dilakukan Muslim AS.
"Semua kelompok agama di AS memberi bantuan pada para korban, ini sebuah tindakan baik," kata Jubir Militer AS, Letnan Kolonel Nathan Banks.
Media massa di AS juga memberikan reaksi positif dan dukungan atas inisiatif komunitas Muslim Amerika. Di sisi lain, ISNA menyayangkan sikap sebagian kecil komunitas Muslim yang memberikan reaksi negatif. (ln/iol)
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.
Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.
Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga
Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.