Kepolisian Dubai: Mabhuh Dibunuh dengan Cara Dibius dan Dicekik

Senin, 01/03/2010 08:25 WIB | Arsip | Cetak

Mayjend Khamis Mattar al-Mazeina, wakil komandan polisi Dubai

Kepolisian Dubai hari Ahad kemarin (28/2) mengatakan bahwa kematian dari Mahmud Mabhuh yang merupakan salah satu tokoh penting dalam gerakan Hamas di sebuah hotel Dubai bulan lalu, yang di duga dilakukan oleh agen-agen Mossad, penyebabnya adalah adanya tindakan pembiusan yang kemudian dilanjutkan dengan mencekik Mabhuh hingga tewas.

"Para pembunuh menggunakan obat succinylcholine untuk membius Mabhuh sebelum mereka mencekiknya," mengutip pernyataan Mayor Jenderal Khamis Mattar al-Mazeina, wakil komandan polisi Dubai.

"Para pembunuh menggunakan metode ini sehingga akan terlihat bahwa kematiannya itu wajar," kata pernyataan itu, ia menambahkan bahwa "tidak ada tanda-tanda perlawanan yang ditunjukkan oleh korban."

Succinylcholine digunakan untuk merangsang relaksasi otot dan menjadi obat bius favorit bagi dokter anestesi dan dokter darurat karena akan membius pasien dengan sangat cepat.

Mabhuh, salah satu pendiri sayap militer Hamas, syahid (insyaAllah) pada bulan lalu di kamar sebuah hotel di Dubai, pihak kepolisian Dubai mengatakan bahwa hampir pasti kematiannya tersebut akibat ulah dari operasi intelijen agen Israel, Mossad.

Pihak berwenang Dubai telah mengidentifikasi 26 orang yang dicurigai terlibat dalam pembunuhan Mabhuh.

Setelah operasi pembunuhan terahdap Mabhuh selesai, para tersangka, dilaporkan melarikan diri ke berbagai belahan dunia, dengan dua tersangka meninggalkan Dubai menggunakan perahu menuju Iran.

Dua warga Palestina yang dicurigai memberikan dukungan logistik berada dalam tahanan dan kepala polisi Dubai, Letnan Jenderal Dahi Khalfan, mengatakan dia yakin bahwa operasi pembunuhan terhadap Mabhuh tidak mungkin dilakukan tanpa informasi dari orang dalam Hamas yang berkhianat yang mengetahui rincian perjalanan Mabhuh. (fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang