Ketika Masjid-Masjid di AS Diserang

Setelah beberapa hari yang lalu pemukim Yahudi Israel membakar masjid dan Al-quran di salah satu daerah di Tepi Barat, kejadian serupa terjadi kembali namun kejadian ini terjadi di Amerika Serikat.
Sekelompok ekstrimis dari warga Amerikat Serikat telah menyerang sebuah masjid di California dengan aksi vandalisme, para penyerang tersebut melakukan aksi yang sangat menghina Islam.
Kejadian ini merupakan rangkaian adanya peningkatan eskalasi insiden vandalisme ke empat terhadap masjid-masjid di Amerika Serikat.
Kantor berita Amerika pada hari Selasa kemarin (15/12) mengutip pernyataan dari Rahmat Vicol yang merupakan ketua dan salah satu pendiri sebuah masjid di selatan wilayah California yang mengatakan bahwa para penyerang melakukan aksi memecahkan kaca dan pintu kantor masjid dan ruang sholat kemudian mereka melemparkan sebuah plakat yang berisi ayat-ayat AL-Quran ke lantai dan merusak sound system masjid serta mengambil isi kotak infak yang tersedia di masjid.
Vicol menjelaskan masjid ini sebelumnya juga pernah di serang oleh sekelompok ekstrimis Amerika, dimana mereka berteriak-teriak sewaktu melewati masjid dengan kata-kata "Teroris..Teroris..Usamah bin Laden.!!" dan tidak hanya itu, mereka juga meneriakkan kata-kata yang menghina Allah. Dan lebih parahnya lagi, mereka juga pipis di sajadah yang ada di dalam masjid!
Setelah kejadian penyerangan terhadap masjid, Vicol berbicara kepada para jamaah masjid:"Bagi mereka yang telah melakukan kejahatan dan melakukan aksi kebencian terhadap agama tertentu khususnya Islam, maka kami harus katakan bahwa kami tidak akan tinggal diam!" dan ia menambahkan kalimat: "Ini juga negara kami dan kami berhak untuk tinggal disini!"
Mengomentari insiden penyerangan terhadap masjid tersebut, direktur dari CAIR kota Los Angeles California menyatakan: "Kami mendesak kepada penegak hukum untuk segera mengambil tindakan agar kejadian ini tidak terulang dan meluas."
Amerika Serikat memiliki cukup banyak masjid, namun dalam beberapa minggu terakhir ini, masjid-masjid di AS banyak mengalami penyerangan seperti masjid di Sacramento, California - para penyerang mencuri sebagian isi masjid, kemudian masjid di North Carolina juga beberapa kali diserang dan dirusak oleh sekelompok penyerang.
Sejak serangan 11 September 2001 yang lalu, media-media di AS sering memberi stereotip negatif terhadap umat Islam yang kemudian memicu kebencian dan diskriminasi rasial warga As terhadap umat Islam Amerika.(fq/iol)
Lainnya (Arsip)
- Amerika, Belajarlah Dari Kasus Tiger Woods!
Rabu, 16/12/2009 12:45 WIB - Menlu Inggris pun Bertekuk Lutut Pada Israel
Rabu, 16/12/2009 11:13 WIB - Anggota Parlemen Israel Dukung Keputusan Menangkap Livni
Rabu, 16/12/2009 10:43 WIB - Umat Manusia Akan Menghadapi Malapetaka
Rabu, 16/12/2009 10:35 WIB - Pakistan Kembali Diguncang Bom
Rabu, 16/12/2009 10:20 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




