Ketua Dewan HAM Eropa Tolak Larangan Jilbab dan Burka

Menurut Ketua Dewan Hak Asasi Eropa, Thomsas Hammarberg, melarang burka bukan tindakan yang tepat untuk membebaskan kaum perempuan dari penindasan, tapi malah akan membuat kaum perempuan, terutama para Muslimah merasa terisolasi di tengah masyarakat, terutama di negara yang mayortas penduduknya non-Muslim.
Oleh sebab itu, Hammarberg mengecam negara-negara Eropa yang memberlakukan larangan burka dan niqab. Ia menyebut larangan itu sebagai invasi yang tidak beralasan terhadap hak pribadi seseorang.
"Para pendukung larangan burka dan niqab tidak bisa membuktikan bahwa mengenakan busana itu merupakan bentuk penindasan dan bahwa jilbab bisa bertentangan dengan demokrasi atau moral yang berlaku di masyarakat," kata Hammarberg. Ia menambahkan, larangan burka dan niqab justeru telah melanggar Konvensi Hak Asasi Manusia yang berlaku di Eropa.
Seperti diketahui, sejumlah negara Eropa seperti Perancis, sudah memberlakukan larangan jilbab dan cadar. Negara Eropa lainnya, seperti Austria, Denmark dan Belanda juga sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan larangan yang sama. Negara-negara itu beranggapan bahwa busana muslimah sepert jilbab dan cadar tidak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di Eropa.
Hammarberg mengatakan, jumlah muslimah yang mengenakan jilbab dan burka di Eropa jumlahnya tidak banyak, ia tidak yakin dengan alasan yang mengatakan bahwa jilbab dan burka membahayakan keselamatan publik atau bertentangan dengan moralitas yang berlaku di kalangan masyarakat Eropa. (ln/iol/frnews)
Lainnya (Arsip)
- Israel Berbohong Atas Jumlah Tentaranya yang Tewas dalam Perang Gaza
Senin, 08/03/2010 10:55 WIB - 79 Persen Rakyat Turki Menginginkan Perubahan Konstitusi
Senin, 08/03/2010 10:14 WIB - Rusia Membunuh Tokoh Terkemuka Ingushetia
Senin, 08/03/2010 09:58 WIB - Tentara-Tentara Bayaran AS Curi Senapan Serbu Kepolisian Afghanistan
Senin, 08/03/2010 09:53 WIB - Bentrokan Berdarah Taliban-Hizbut Islam, Puluhan Orang Tewas
Senin, 08/03/2010 09:49 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




