Ketua Dewan HAM Eropa Tolak Larangan Jilbab dan Burka

Senin, 08/03/2010 11:34 WIB | Arsip | Cetak

Menurut Ketua Dewan Hak Asasi Eropa, Thomsas Hammarberg, melarang burka bukan tindakan yang tepat untuk membebaskan kaum perempuan dari penindasan, tapi malah akan membuat kaum perempuan, terutama para Muslimah merasa terisolasi di tengah masyarakat, terutama di negara yang mayortas penduduknya non-Muslim.

Oleh sebab itu, Hammarberg mengecam negara-negara Eropa yang memberlakukan larangan burka dan niqab. Ia menyebut larangan itu sebagai invasi yang tidak beralasan terhadap hak pribadi seseorang.

"Para pendukung larangan burka dan niqab tidak bisa membuktikan bahwa mengenakan busana itu merupakan bentuk penindasan dan bahwa jilbab bisa bertentangan dengan demokrasi atau moral yang berlaku di masyarakat," kata Hammarberg. Ia menambahkan, larangan burka dan niqab justeru telah melanggar Konvensi Hak Asasi Manusia yang berlaku di Eropa.

Seperti diketahui, sejumlah negara Eropa seperti Perancis, sudah memberlakukan larangan jilbab dan cadar. Negara Eropa lainnya, seperti Austria, Denmark dan Belanda juga sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan larangan yang sama. Negara-negara itu beranggapan bahwa busana muslimah sepert jilbab dan cadar tidak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di Eropa.

Hammarberg mengatakan, jumlah muslimah yang mengenakan jilbab dan burka di Eropa jumlahnya tidak banyak, ia tidak yakin dengan alasan yang mengatakan bahwa jilbab dan burka membahayakan keselamatan publik atau bertentangan dengan moralitas yang berlaku di kalangan masyarakat Eropa. (ln/iol/frnews)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang