Ketua Parlemen Turki : Keputusan Pengadilan Tinggi Lemahkan Demokrasi

Jumat, 09/07/2010 13:40 WIB | Arsip | Cetak

Ketua parlemen Turki mengatakan, Kamis bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi yang hanya didasari oleh asumsi tentang kewenangannya akan merugikan prinsip-prinsip politik dan parlemen, bahkan akan melemahkan demokrasi.

Pernyataan Ketua Parlemen Turki, berkaitan dengan keluarnya keputusan resmi dari MK (Mahkamah Konstitusi) atas keputusannya terbaru yang membatalkan beberapa artikel dari paket amandemen konstitusi. Ketua Parlemen Turki Mehmet Ali Sahin mengatakan, kewenangan untuk mengamandemen konstitusi itu milik para wakil rakyat (anggota parlemen), dan kewenangan itu merupakan kewenangan yang syah dan tidak dapat digantikan dengan kekuatan lainnya.

"Sebuah pemahaman yang membuat perwakilan atas kewenangan semacam parlemen, yang diberikan oleh rakyat, tidak dapat diterima," kata Sahin.

Mahkamah Konstitusi bisa memeriksa amandemen konstitusi hanya dari segi bentuk dan pengadilan dilakukan pada dengan kecenderungan untuk membuat penilaian pada manfaat, kata Sahin.

"Ini bukan pelanggaran konstitusi yang sederhana, tetapi intervensi dalam esensi otoritas untuk mengamandemen konstitusi, yang hanya merupakan hak yang diberikan kepada para anggoata parlemen," kata Sahin.

"Ini asumsi kewenangan oleh Mahkamah Konstitusi akan merugikan nama baik sebuah sistem politik dan parlemen, bahkan akan melemahkan demokrasi," tambah ketua parlemen Turki itu.

Sahin juga mengatakan bahwa dengan keputusan yang baru itu, MK memainkan peran sebagai legislator.

"Pengadilan harus segera meninggalkan kecenderungan sikap yang berlebihan yang melampaui kewenangannya, yang melanggar konstitusi, dan harus kembali ke batas konstitusional," katanya.

Sahin mencatat bahwa Turki membutuhkan sebuah model baru atau amandemen konstitusi di mana Mahkamah Konstitusi tidak akan lagi mampu melakukan larangan dan pembubaran partai politik".

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang