Khalid Diadili di Pengadilan Sipil
Khalid Mohammed yang dituduh sebagai pelaku serangan 11 September itu, rencananya akan dipindahkan dari Guantanamo ke New York untuk diadili, dengan mendapatkan ancaman hukuman mati. Khalid Sheikh Mohammed dan empat orang lainnya akan diadili di pengadilan sipil dekat bekas reruntuhan gedung kembar WTC di New York, kata jaksa agung Amerika Serikat.
Lima lagi tahanan Guantanamo akan menghadapi pengadilan militer, ujar Eric Holder. Dan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Presiden Barack Obama untuk menutup Guantanamo. Namun sebagian sanak saudara korban 11 September mengatakan mereka menentang pengadilan federal itu.
"Hari ini saya mengumumkan bahwa departemen kehakiman akan melakukan penuntutan di pengadilan federal terhadap lima tersangka yang dituduh berkomplot melakukan serangan 11September",kata Holder di depan jumpa pers. "Saya sepenuhnya akan mengarahkan para jaksa agar berusaha mendapatkan hukuman mati terhadap setiap tersangka pelaku 11 September".
Empat pria, dua asal Yaman, seorang Saudi, dan seorang warga Kuwait kelahiran Pakistan, akan menghadapi sidang bersama Khalid Sheikh Mohammed yang dituduh membantu dana dan perencanaan serangan 11 September 2001 yang menewaskan 3,000 orang. Tanggung jawab penanganan kasus ini akan diserahkan ke Distrik Selatan New York, dan sidang akan berlangsung di pengadilan yang terletak tidak jauh dari tempat runtuhnya menara kembali World Trade Center (WTC).
Belum ada tanggal pasti untuk sidang ini, tetapi laporan-laporan media Amerika mengatakan Kongres memerlukan setidaknya pemberitahuan 45 hari sebelum para tahanan dipindahkan ke bumi Amerika Serikat.
Hingga saat ini kelima orang tersebut menghadapi penuntutan di pangkalan militer AS di Guantanamo. Pemerintah diberi batas waktu sampai 16 November untuk memutuskan bagaimana mereka akan melanjutkan kasus-kasus mereka. (m/bbc)
Lainnya (Arsip)
- Kesesatan Film Kiamat Ala Hollywood
Selasa, 17/11/2009 09:11 WIB - Gaddafi Mengundang "Pesta" Wanita Italia Untuk Diajak Masuk Islam
Selasa, 17/11/2009 09:07 WIB - Kiamat "2012" Mengguncang Masyarakat Dunia
Selasa, 17/11/2009 08:06 WIB - Kelaparan Makin Melanda Amerika
Selasa, 17/11/2009 06:08 WIB - Rumah Sakit Peshawar Kewalahan Merawat Korban Perang
Selasa, 17/11/2009 05:09 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




