Khamenei: Demonstrasi Pihak Oposisi "Anti Islam"

Senin, 14/12/2009 13:34 WIB | Arsip | Cetak

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan para pemimpin oposisi pada hari Minggu kemarin (13/12) agar menjauhkan diri mereka dari para demonstran yang ia tuduh telah bertindak "melawan Islam". Dan Khamenei menyatakan bahwa persoalan pada pemilihan presiden Iran bulan Juni lalu - kasusnya telah selesai dan ditutup.

"Mereka yang meneriakkan slogan-slogan atas nama orang-orang (pemimpin oposisi), mengusung foto-foto mereka dan berbicara tentang mereka dengan hormat - berada dalam titik yang merupakan kebalikan dari Imam (pendiri revolusi Syi'ah Ayatullah Ruhollah Khomeini), revolusi dan Islam, "kata Khamenei di stasiun televisi negara.

Media resmi Iran menuduh pihak oposisi pro-mahasiswa telah merobek foto Khomeini, selama unjuk rasa berlangsung yang diselenggarakan pada Senin minggu lalu yang berubah menjadi aksi kekerasan ketika pihak oposisi berunjuk rasa untuk memprotes pemerintah.

Mengacu pada sengketa pemilu pada Juni lalu,  pihak oposisi mengatakan bahwa Pemilu telah dicurangi oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad, Khamenei berkata:

"Pemilihan sudah berakhir. Hasil pemilu adalah legal dan mereka tidak bisa membuktikan klaim mereka (adanya kecurangan)."

"Sekelompok massa membuat kerusuhan dan mendorong masyarakt untuk berdiri melawan sistem ... membuka jalan bagi musuh-musuh kita yang telah putus asa untuk merusak revolusi Islam (Syi'ah)."

Pengawal elit Revolusi mendesak adanya peradilan pada hari Minggu kemarin untuk menghadapi demonstran dengan  "cara revolusioner" terhadap orang-orang yang berada di belakang "penghinaan" kepada Imam Syi'ah Ayatollah Khomeini.

Khamenei mengatakan rapat umum oposisi yang dilakukan pihak oposisi adalah ilegal.

"Mereka secara terbuka melanggar hukum, mereka menghina Imam Khomeini," katanya.

Pemimpin tertinggi Iran tersebut mendesak pihak berwenang untuk mengidentifikasi "orang-orang yang berada di belakang penghinaan terhadap imam Syi'ah Khomeini."(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang