Kisah Cinta Menggetarkan Kakek-Nenek 80 Tahun dari Turki

Sabtu, 26/12/2009 05:20 WIB | Arsip | Cetak

Kisah cinta ini benar-benar menggetarkan, sekaligus menggelikan. Uniknya, kisah ini tidak terjadi laiknya di kisah-kisah novel atau sinetron, melainkan di kehidupan nyata, di sebuah kota Konya yang eksotik dan menawan, di wilayah Turki bagian tengah.

Kaltum Arslan, seorang janda dan nenek berusia 80 tahun, tiba-tiba dikabarkan hilang dan minggat dari rumahnya setelah anak-anak dan cucu-cucunya menolak kisah cinta dan rencana pernikahannya dengan kekasihnya, seorang duda dan kakek yang juga seumur.

Sebagaimana dilansir kantor warta Turki Dunya Bulteni (25/12), Kaltum tinggal di salah satu desa berbukit yang hijau dan indah di provinsi Konya, di Turki bagian tengah. Ia berkenalan dengan seorang lelaki bernama Kazim Yildiz, yang juga seumuran dan berstatus duda.

Kaltun dan Yildiz bertemu sekitar dua bulan silam, saat keduanya mengambil uang santunan bagi lansia dari pemerintah. Dan memang dasar cinta yang katanya tak mengenal usia, perasaan abstrak itu pun bersemi di hati kedua kakek-nenek itu. Hingga akhirnya, keduanya pun bersepakat untuk merencanakan pernikahan.

Tapi, nasib tak berjalan mulus. Anak-anak dan cucu-cucu Kaltum menolak percintaannya, juga rencana pernikahannya.

Pada tanggal 10 Desember kemarin, Kaltum keluar rumah. Ia berkata, ia akan berangkat ke sebuah klinik untuk mengecek kesehatan. Namun, kok, ia tidak kembali lagi ke rumah. Salah seorang cucu Kaltum pun menyusulnya ke klinik itu. Tapi, si cucu tidak mendapatkan neneknya di sana, dan setelah dicek ke petugas klinik, tidak pula didapati ada daftar nama pasien Kaltum.

Pihak keluarga pun melaporkan "kehilangan" nenek mereka ke kepolisian. Dan, setelah melakukan pencarian selama tiga hari, Kaltum pun ditemukan tengah berada di rumah kekasihnya, Kazim Yildiz.

Kepada anak-anak dan cucu-cucunya, juga kepada pihak kepolisian, Kaltum mengatakan jika ia tak mau kembali ke rumahnya jika ia tidak menikah dengan Kazim.

Setelah melihat keadaan demikian, akhirnya pihak anak-anak dan cucu-cucu Kaltum pun berpikir ulang. Sikap dan keputusan mereka melunak, bahkan berubah. Mereka pun akhirnya menyetujui rencana pernikahan Kaltum.

Rencananya, Kaltum dan Kazim pun akan melaksanakan hajat pernikahan mereka di awal tahun nanti. Aih, aih. (ags/db)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


BSM Terima Penghargaan Service Excellence Award 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menoreh prestasi sebagai  Award Service Excellence Award 2012. Penghargaan kali ini diberikan oleh  Carre Customer Satisfaction & Lo...

Bedah Film Negeri 5 Menara di Universitas Mercubuana
Karya Anak bangsa yang mulai tayang perdana 1 Maret 2012 ini terus mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui Bedah Film Nasional N5M ...

Baso Jadi Nominator di Festival Film Bandung
Alhamdulillah, Film Negeri 5 Menara yang disponsori oleh  iB Perbankan Syariah bank Indonesia mendapatkan apresiasi dari masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri . ...

Ekonomi Syari’ah, Kunci Atasi Krisis Global
Berbagai kelemahan yang terdapat pada bank konvensional menjadi isu utama penyebab krisis keuangan global. System ekonomi syari’ah memiliki daya tahan yang kuat terhadap kri...


Peluang