Klarifikasi Syeikh Al Azhar Tentang Cadar

Sabtu, 10/10/2009 05:26 WIB | Arsip | Cetak

Ramai dunia membincangkan sikap Syeikh Tantawi, dirinya pun diundang dalam acara "Al Bait Baitak", sebuah program tersohor di salah satu stasiun televisi di Mesir. Tema yang diangkat mempertanyakan sikap Syeikh Al Azhar itu terhadap cadar yang dikenakan salah seorang siswinya di dalam kelas, hal ini kemudian heboh dibahas di berbagai media.

Dalam acara tersebut Syeikh Tantawi menegaskan, bahwa dirinya sangat menghormati cadar dan tidak pernah menjelek-jelekan muslimah yang mengenakannya. Ia juga tidak menjelekkan para muslimah karir yang pergi bekerja ke kantor untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dirinya kemudian menjelaskan, bahwa cadar itu merupakan bagian dari adat dan bukan terhitung ibadah, namun demikian dirinya tidak menentang penggunaannya.

Syeikh Tantawi kemudian membantah atas pernyataan dirinya yang tersebar di media-media selama ini, dituliskan bahwa ia memperolok sang siswi Al Azhar yang bercadar dan mengatakan, "Saya lebih paham dalam hal agama dibanding dirimu dan juga kedua orang tuamu."

Syeikh Tantowi pun mulai menguraikan apa yang terjadi sesungguhnya. Ia menjelaskan, bahwa ketika dirinya pergi untuk memeriksa kesiapan sekolah menyambut awal tahun ajaran di salah satu sekolah Al Azhar di kawasan 10th district Nasr City Cairo, dirinya memasuki sebuah kelas dengan ditemani seorang staff pengajar di sekolah setempat. Di kelas yang terdiri dari 15 orang siswi itu satu diantaranya mengenakan cadar. Dirinya kemudian meminta ke siswi bercadar tersebut untuk mengangkat cadarnya karena ingin diajaknya bicara, namun permintaan tersebut tak diindahkan. Ia lalu meminta bantuan kepada pihak sekolah, agar siswi itu berbicara padanya, maka siswi itu pun diminta untuk membuka cadarnya.

Syeikh kemudian menanyakan kepada siswi tersebut, "kenapa memakai cadar sedangkan dirimu berada di kelas yang semuanya adalah perempuan? Mengapa dirimu memiliki pemahaman yang mutasyadid (keras) dalam beragama. Di dalam kelas yang jelas semuanya adalah perempuan baik siswi dan pengajarnya, dirimu tak perlu mengenakan cadar". jelas Syeikh Tantawi.

"Tidak ada larangan bagi siswi yang bercadar memakainya ketika berangkat dari rumahnya menuju sekolah kemudian mengikuti apel pagi, namun ketika sudah masuk ke kelas, maka silahkan melepas cadarnya", tambah Syeikh Tantaowi mengakhiri penjelasannya. (ms/eg)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang